Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Empat Sineas Indonesia Raih Pengakuan lewat Keanggotaan di Academy of Motion Picture Arts and Sciences

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 18:05 WIB | Oleh:
Empat Sineas Indonesia Raih Pengakuan lewat Keanggotaan di Academy of Motion Picture Arts and Sciences Doc: Instagram/@bpi_indonesianfilmagency
Ket. (Dari kiri atas ke kanan bawah) Amelia Hapsari, Kamila Andini, Retno Ratih Damayanti, dan Yulia Evina Bhara

JAKARTA - Empat sineas Indonesia resmi bergabung sebagai anggota Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS), organisasi yang setiap tahun memberikan penghargaan Oscar. Mereka adalah Amelia Hapsari, Kamila Andini, Retno Ratih Damayanti, dan Yulia Evina Bhara.

Kabar tersebut disampaikan melalui media sosial Badan Perfilman Indonesia (BPI). Keanggotaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi mereka di industri perfilman, sekaligus menandai peran sineas Indonesia di panggung sinema dunia.

Amelia Hapsari dikenal sebagai sutradara dan produser film dokumenter dengan pengalaman panjang di berbagai bidang. Ia pernah berkarier sebagai jurnalis radio di Beijing hingga memimpin rumah produksi nirlaba di Timor Leste.

Salah satu karya yang diproduserinya, Rising from Silence (2016), meraih Piala Citra untuk Film Dokumenter Pendek Terbaik di FFI 2018. Amelia juga tercatat sebagai sineas Indonesia pertama yang diundang menjadi anggota Academy pada 2020.

Nama Kamila Andini sudah lama dikenal lewat sejumlah karya yang mendapat perhatian internasional. Sutradara itu melahirkan film seperti Laut Bercermin, Sekala Niskala, Yuni, hingga Before, Now and Then serta serial Gadis Kretek.

Film Yuni berhasil memenangkan Platform Prize di Toronto International Film Festival 2021. Kamila juga dikenal lewat karya-karyanya yang kerap menghadirkan perspektif perempuan dalam cerita yang ia bangun.

Sementara itu, Retno Ratih Damayanti menjadi penata busana Indonesia pertama yang diundang bergabung dengan Academy pada 2026. Namanya telah terlibat dalam sejumlah film besar Indonesia seperti Ayat-Ayat Cinta, Habibie & Ainun, Soegija, Bumi Manusia, dan Kucumbu Tubuh Indahku.

Retno juga tercatat sebagai peraih Piala Citra Penata Busana Terbaik terbanyak dengan enam kemenangan dan 13 nominasi. Selain itu, ia juga pernah masuk nominasi Penata Rias Terbaik di Festival Film Indonesia.

Yulia Evina Bhara melengkapi daftar sineas Indonesia yang bergabung dengan Academy tahun ini. Produser itu dikenal melalui sejumlah film seperti Istirahatlah Kata-Kata, Hiruk Pikuk Si Al Kisah, Autobiography, Tiger Stripes, dan Tale of the Land.

Sebagai produser Tiger Stripes, Yulia turut meraih Critics' Week Grand Prize di Festival Film Cannes 2023. Pada tahun yang sama, ia juga masuk dalam daftar Variety 500, tokoh paling berpengaruh di industri hiburan global.

Keberadaan empat nama tersebut di Academy menjadi pencapaian penting bagi perfilman Indonesia. BPI berharap langkah ini dapat membuka jalan bagi semakin banyak talenta Indonesia untuk berkarya dan berkolaborasi di tingkat internasional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Ekonom: Liburan Sekolah Ger...
Rona
Iko Uwais Bintangi Film Aks...
Tiga Santri Diduga Dibakar Senior di Lombok Tengah, Satu Meninggal Dunia. Belum Ada Tersangka

Tiga Santri Diduga Dibakar Senior di Lombok Tengah, Satu Meninggal Dunia. Belum Ada Tersangka

08 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.