Jonatan Fokus Kejar Peringkat Dunia
📅 Senin, 29 Sep 2025, 07:34 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTHONY WALLACE / AFP
JAKARTA – Pebulu tangkis Indonesia Jonatan Christie menegaskan langkah barunya sebagai pemain profesional dengan merebut gelar juara Korea Open 2025. Pebulu tangkis tunggal putra yang akrab disapa Jojo itu tampil gemilang menundukkan unggulan pertama asal Denmark, Anders Antonsen, dalam final yang berlangsung di Suwon Gymnasium, Minggu (28/9).
Jojo menang setelah bertarung sengit tiga gim dengan skor 21-10, 15-21, 21-17 dalam waktu 75 menit. Hasil ini sekaligus memperbaiki rekor pertemuan keduanya menjadi 7-5 untuk keunggulan Jonatan. Sejak awal, Jonatan menunjukkan dominasi. Gim pertama dia kuasai dengan mudah 21-10.
Namun, Antonsen bangkit di gim kedua. Dia memaksakan laga penentuan lewat kemenangan 21-15. Pada gim ketiga, Jojo tetap tenang. Setelah unggul 11-9 di interval, dia sempat disamakan 11-11, tetapi kembali memegang kendali dan akhirnya memastikan kemenangan 21-17.
“Memang ini bukan turnamen paling besar, yang top tier-nya, tapi bagi saya ini sangat berarti. Gelar Super 500 yang tidak saya bayangkan, setelah beberapa waktu struggle dengan cedera. Banyak waktu tersita untuk pemulihan, lalu sakit lagi, pemulihan lagi, mencari percaya diri dan motivasi. Hari ini semua terbayar,” ujar Jonatan, dikutip dari rilis PBSI.
Pebulu tangkis berusia 28 tahun itu mengaku kondisi lapangan yang berangin sempat menyulitkan. “Menang dan kalah angin cukup terasa. Menghadapi Antonsen yang berpengalaman tidak mudah. Tapi saat unggul satu-dua poin, saya makin percaya diri untuk menerapkan strategi yang sama,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemenangan ini terasa spesial. Selain menjadi gelar pertamanya di Korea, trofi tersebut juga menandai kebangkitan Jojo setelah terakhir kali juara All England 2024. Lebih jauh, ini adalah gelar perdana sejak dia resmi meninggalkan pelatnas PBSI pada bulan Mei lalu untuk meniti karir sebagai pemain profesional.
Kesuksesan di Suwon membuat Jonatan semakin termotivasi. Dia menegaskan targetnya adalah mengumpulkan poin sebanyak mungkin untuk memperbaiki peringkat dunia. “Belakangan ini saya cukup tertinggal karena hasil yang kurang baik. Saya ingin mengejar poin di sisa tahun ini,” tegasnya.
Sementara itu, peluang Indonesia menambah gelar di sektor ganda putra pupus. Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri gagal setelah dikalahkan unggulan tuan rumah Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Fajar/Fikri kalah dua gim langsung 16-21, 21-23. “Pertahanan lawan sangat rapat, sulit ditembus. Saya juga melakukan beberapa kesalahan di poin kritis,” ujar Fajar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari nomor lain, gelar juara diraih pasangan Korea Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong di ganda putri, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping asal Tiongkok di ganda campuran, serta Akane Yamaguchi dari Jepang di tunggal putri.
Dengan menjadi juara di Korea Open 2025 ini, maka ada tambahan poin 9.200. Total poin Jojo menjadi 82.944. Peringkatnya naik dari 6 menjadi lima, menggeser Chou Tien Chen. ν ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!