Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menbud: Ekonomi Budaya Kekuatan Strategis Berdampak Langsung pada Perekonomian Negara

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 12:00 WIB | Oleh:
Menbud: Ekonomi Budaya Kekuatan Strategis Berdampak Langsung pada Perekonomian Negara Doc: Kementerian Kebudayaan
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kiri).

JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, ekonomi budaya merupakan kekuatan strategis yang berdampak langsung pada perekonomian negara.

“India mencatat produksi film yang sangat tinggi. Pada 2024 saja mereka memproduksi hampir 19.000 film didukung oleh lebih dari 2.000 saluran televisi, ribuan konten OTT, dan bahkan masih aktif mempublikasikan ribuan surat kabar,” ujar Fadli dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (2/5).

Kontribusi seluruh platform audiovisual, kata dia, memiliki potensi luar biasa untuk mendorong pertumbuhan PDB sebuah negara.

Dia juga menyoroti visi India untuk memperkuat posisi sebagai salah satu pusat hiburan global.

“Dengan populasi lebih dari 1,4 miliar penduduk, potensi sumber daya manusia India sangat luar biasa. Upaya menjadikan India sebagai powerhouse industri hiburan global adalah langkah strategis yang akan memperkuat posisi kawasan Asia di panggung industri kreatif dunia,” ujarnya pula.

Dia pun menjelaskan pentingnya Indonesia untuk memanfaatkan momentum ini untuk memperluas kerja sama dengan India.

“Kolaborasi budaya dapat memperluas pasar kreatif memperkuat ekosistem kreatif nasional serta membawa narasi Indonesia untuk semakin dikenal dan diapresiasi di panggung global,” tambahnya.

Menteri Kebudayaan menghadiri World and Audiovisual (Waves) Summit 2025 yang berlangsung pada 1-4 Mei di India. Forum ini mempertemukan para menteri kebudayaan, pelaku industri, kreator, serta seniman dan budayawan dari 100 lebih negara untuk membahas masa depan industri budaya dan media global.

Sementara itu, Perdana Menteri India Narendra Modi menegaskan bahwa industri kreatif, budaya dan konten merupakan pilar utama perekonomian masa depan dengan kekuatan cerita dan kreativitas India yang siap mendunia.

Filantropi Mukesh Ambari mengatakan bahwa industri hiburan India saat ini bernilai lebih dari 28 miliar dolar AS dan diproyeksikan tumbuh hingga 100 miliar dolar AS dalam dekade mendatang sehingga menciptakan jutaan lapangan kerja baru dan mendorong munculkan berbagai subsektor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Timnas Indonesia Harus Mema...

Jenazah ABK KM Arupadhatu I Dikirim ke Jakarta

39 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Siapkan Pe...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.