Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Revitalisasi Tambak Pantura, KKP Utamakan Aspek Hijau

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 23:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Revitalisasi Tambak Pantura, KKP Utamakan Aspek Hijau Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Ilustrasi - Kawasan tambak di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan program revitalisasi tambak di pantai utara (Pantura) Jawa Barat dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan guna menjaga keberlanjutan ekosistem sekaligus meningkatkan produktivitas sektor perikanan berkelanjutan.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP Tb Haeru Rahayu (Tebe) menegaskan program revitalisasi tidak hanya menekankan aspek produksi, tetapi juga prinsip keberlanjutan lingkungan.

“Melalui kajian Amdal ini, pemerintah dapat menyusun langkah-langkah antisipatif atau alternatif untuk meminimalkan dampak lingkungan yang mungkin timbul,” kata Tebe dalam keterangan di Jakarta, Jumat (26/9).

Program strategis KKP yaitu revitalisasi tambak di Pantura Jawa Barat kini memasuki tahap konsultasi publik dan penyusunan kajian analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

Dia menyampaikan tahap awal program akan difokuskan di Kabupaten Karawang, sementara persiapan teknis tengah berjalan.

Tebe mengatakan konsultasi publik dan penyusunan Amdal berperan penting memastikan perencanaan memperhitungkan dampak lingkungan secara menyeluruh, sehingga langkah antisipasi tepat dapat ditetapkan sejak awal pelaksanaan kegiatan pembangunan.

Dikatakannya, hal itu sejalan dengan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengenai kebijakan ekonomi biru yang harus memastikan keberlanjutan ekosistem laut sebagai sumber pangan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), kawasan penghijauan, serta sistem budidaya ramah lingkungan menjadi bagian tak terpisahkan dari program ini.

Direktur Ikan Air Laut Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya KKP Ikhsan Kamil menambahkan konsultasi publik dilaksanakan untuk menjaring masukan masyarakat mengenai potensi dampak, baik positif maupun negatif dari program revitalisasi. Konsultasi publik dihadiri oleh masyarakat sekaligus tokoh-tokoh setempat.

“Misalnya, ada kekhawatiran terkait intrusi air laut, penurunan permukaan air laut. Semua masukan ini akan dipertimbangkan dalam penyusunan dokumen Amdal agar risiko dapat diantisipasi sejak dini,” kata Ikhsan.

Program revitalisasi tambak Pantura Jawa menargetkan peningkatan produktivitas dari 0,6 ton/ha/tahun menjadi 144 ton/ha/tahun, dengan total produksi mencapai 1,18 juta ton per tahun dan nilai ekonomi sekitar Rp28,2 triliun.

Selain itu, program ini diproyeksikan dapat membuka sekitar 132.000 lapangan kerja baru di sektor hulu maupun hilir.

Sementara itu, Kepala Kelompok Kerja Sistem Kajian Dampak Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup Heri Subanul Hoer menekankan konsultasi publik merupakan upaya untuk memastikan penyusunan Amdal dilakukan secara transparan dan partisipatif.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak terkait hasil studi Amdal dapat menjadi pijakan kuat untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.