Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Eugene Museum di Bali: Dibuka Musim Panas 2026, Siap Kolaborasi dengan ISSEY MIYAKE Melalui Light and Shadow Inside Me

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 17:07 WIB | Oleh:
Eugene Museum di Bali: Dibuka Musim Panas 2026, Siap Kolaborasi dengan ISSEY MIYAKE Melalui Light and Shadow Inside Me Doc: Istimewa
Ket. Eugene Kangawa, Light and shadow inside me (2022— )

JAKARTA - Membawa terobosan baru dalam tekstil teknis yang inovatif,  proyek ini terinspirasi dari karya penting Eugene Kangawa, Light and shadow inside me (2022— ), sebuah seri fotogram, yang akan dipamerkan dalam pameran khusus yang diselenggarakan oleh A-POC ABLE ISSEY MIYAKE di Art Basel Paris, Oktober tahun 2025 ini. Karya ini juga akan dipasang secara permanen di Eugene Museum di Bali, dengan arsitek Andra Matin, yang akan dibuka pada tahun 2026. Seniman multidisiplin Jepang Eugene Kangawa (lahir 1989) dan A-POC ABLE ISSEY MIYAKE  akan meluncurkan proyek kolaborasi baru, puncak dari dialog kreatif selama tiga tahun antara  Kangawa dan desainer A-POC ABLE ISSEY MIYAKE, Yoshiyuki Miyamae, beserta timnya.  Kolaborasi ini berawal ketika Miyamae pertama kali menemukan seri lukisan Kangawa, Light and  Shadow Inside Me (2021—), dalam pameran tunggal sang seniman di Museum of Contemporary  Art Tokyo (2021–22), yang kemudian memicu serangkaian lokakarya dan pengembangan  konseptual. Eugene Museum: Dibuka di Bali, 2026 Light and shadow inside me (2022—) akan menjadi salah satu karya permanen yang ditampilkan  di Eugene Museum yang akan datang, yang dijadwalkan dibuka di Tabanan, Bali pada musim panas 2026.Terletak di kawasan Warisan Dunia UNESCO, museum ini akan menampilkan lebih dari 15 lukisan dan instalasi permanen karya Kangawa, termasuk karya yang sudah ada maupun  yang baru dipesan. Proyek ini diinisiasi oleh komunitas kolektor seni di seluruh Asia dan sedang dikembangkan oleh sebuah organisasi lokal. Dirancang oleh arsitek ternama Indonesia, Andra Matin, Eugene Museum akan menempati lahan  seluas lebih dari satu hektar, dengan 5.000 meter persegi didedikasikan untuk bangunan dan  fasilitasnya, termasuk lebih dari 15 ruang galeri.Program akomodasi semalam akan  memungkinkan pengunjung untuk menginap di lokasi dan menikmati karya-karya Kangawa  seiring bergantinya cahaya senja, berinteraksi dengan seni di luar jam kunjungan biasa.Dibangun  di atas lahan persawahan yang telah direvitalisasi, tata ruang museum ini melestarikan  pepohonan yang masih ada, sementara fasadnya menggabungkan batu bata terakota yang  dibuat tangan oleh perajin lokal, menciptakan harmoni antara seni dan alam. Renderi Eugene Museum akan dibuka di Bali musim panas tahun depan 2026Eugene Kangawa mengatakan, "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Mr. Miyamae  dan tim A-POC ABLE ISSEY MIYAKE atas kolaborasi yang penuh perhatian dalam  menerjemahkan visi artistik saya ke dalam kain, dan kepada Mr. Tane atas perancangan elemen  spasial untuk menikmati koleksi ini di Paris. Filosofi Issey Miyake yang berpusat pada manusia  sangat selaras dengan karya saya, terutama dalam mengeksplorasi tema-tema eksistensi.""Light  and shadow inside me (2022—), karya yang menginspirasi koleksi ini, berawal dari serangkaian  lukisan hijau yang diciptakan bersama sinar matahari, menggunakan pemudaran warna sebagai  medium, dan kemudian berkembang menjadi seri fotogram monokrom yang hanya menggunakan  kertas dan cahaya. Saya sangat antusias untuk memamerkannya bersama koleksi di Paris, dan  agar pengunjung dapat melihatnya di Museum Eugene saat dibuka di Bali tahun depan,” sambungnya. Light and shadow inside me (2022—)Diciptakan Kembali dalam Tekstil Baru yang Inovatif Karya khas Kangawa, Light and shadow inside me (2022—) adalah serangkaian karya dua  dimensi yang sepenuhnya diciptakan melalui cahaya. Variasi sebelumnya terdiri dari kertas yang  dilapisi pewarna berbasis air, dilipat menjadi bentuk polihedral mirip origami, dan dijemur selama  beberapa minggu, menghasilkan gradasi alami. Variasi selanjutnya yang menginspirasi koleksi  ini menampilkan komposisi monokrom, di mana kertas foto dilipat menjadi bentuk serupa dan  dijemur secara selektif di bawah cahaya buatan di kamar gelap, menciptakan fotogram. Teknik  Kangawa sepenuhnya bergantung pada cahaya dan bayangan sebagai material sekaligus  medium, merefleksikan eksistensi jasmani kita dan di luarnya. Terinspirasi oleh karya seni tersebut, tim dari A-POC ABLE ISSEY MIYAKE mengembangkan  tekstil inovatif 'bit-level' untuk koleksi ini, dengan menata ulang unit terkecil partikel perak di atas  kertas foto sebagai analogi perpotongan benang pada kain. Dalam menerjemahkan visi artistik Kangawa ke dalam kain, gradasi dari hitam ke putih dicapai sepenuhnya melalui variasi kerapatan  tenun, tanpa menggunakan warna benang atau pewarna yang berbeda, menandai  perkembangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam desain tekstil.Detail lebih lanjut  tentang kolaborasi ini tersedia di situs web Eugene Studio. Yoshiyuki Miyamae, desainer A-POC ABLE ISSEY MIYAKE, mengatakan, "Kami sangat  senang mempersembahkan pameran di Paris yang bekerja sama dengan Eugene  Kangawa/EUGENE STUDIO. A-POC ABLE ISSEY MIYAKE secara konsisten kembali ke esensi  material dan struktur, mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan baru dalam busana. Untuk  proyek ini, kami terinspirasi oleh filosofi estetika Mr. Kangawa, yang memperoleh ekspresi yang  kaya dari elemen-elemen fundamental cahaya dan bayangan, menawarkan perspektif baru  dalam praktik kreatif kami. Kami kembali ke unit kain terkecil. seutas benang.""Hanya  menggunakan benang hitam dan putih, kami mengeksplorasi cahaya dan bayangan melalui  variasi pola dan kerapatan tenun, menerjemahkan fenomena kertas foto dan cahaya ke dalam  bahasa kain. Kami berharap dapat berbagi eksplorasi ini dengan para pengunjung di kota Paris  yang kaya akan sejarah dan budaya,” tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

18 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
WTP Kesembilan Kali untuk P...

Kabar Gembira bagi Warga, Jembatan Senen Kembali Beroperasi

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...

Ribuan Lowongan Kerja Terbuka di Jakarta

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ribuan Lowongan Kerja Terbu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.