Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekonomi Digital Tak Bisa Stagnan! Airlangga Dorong Inovasi Tanpa Henti

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekonomi Digital Tak Bisa Stagnan! Airlangga Dorong Inovasi Tanpa Henti Doc: ANTARA FOTO/ Aprillio Akbar
Ket. Ilustrasi-Warga menggunakan perangkat elektronik untuk berbelanja daring di sebuah situs lokapasar (e-commerce) di Semarang, Jawa Tengah.

JAKARTA – Potensi ekonomi digital di Indonesia terus menunjukkan tren ekspansif, didorong oleh penetrasi internet yang semakin luas, adopsi e-commerce, serta pertumbuhan layanan keuangan digital.

Ekosistem ini membuka ruang besar bagi UMKM untuk naik kelas melalui akses pasar yang lebih luas dan efisiensi operasional yang meningkat.

Akselerasi ini tidak hanya menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru, tetapi juga memperkuat inklusi keuangan dan mendorong inovasi lintas sektor.

Namun, tantangan seperti kesenjangan infrastruktur digital, literasi teknologi, serta perlindungan data masih menjadi faktor krusial yang perlu diatasi.

Dengan kebijakan yang adaptif dan kolaborasi lintas sektor, ekonomi digital berpotensi menjadi motor utama transformasi ekonomi nasional di masa depan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan sektor ekonomi digital Indonesia dapat diperkuat melalui inovasi teknologi di bidang jasa transportasi daring.

Menurutnya, dengan inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) pada layanan jasa transportasi daring dapat mendukung mitra pengemudi, pelaku UMKM, serta konsumen, sekaligus menciptakan peluang pekerjaan yang baru dan inklusif.

“Pemanfaatan teknologi AI ini untuk mengoptimalkan daya beli para mitra, khususnya usaha kecil dan menengah. Selain itu, pemanfaatan data secara instan, mulai dari tren penjualan hingga ringkasan pelanggan, tentu akan membantu pelaku UMKM dalam menentukan jenis produk yang perlu dikembangkan maupun dipasok,” kata Airlangga di Jakarta, Rabu (8/4).

Dia mengemukakan, di tengah ketidakpastian global, tensi geopolitik, dan volatilitas ekonomi dunia, perekonomian nasional justru menunjukkan ketahanan yang kuat.

Pada triwulan IV-2025, perekonomian nasional mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,39 persen secara tahunan, yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kinerja pertumbuhan ekonomi yang solid di antara negara-negara G20.

Konsumsi rumah tangga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi dengan laju sebesar 4,99 persen serta menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, yakni mencapai 53,63 persen.

Kinerja tersebut juga mencerminkan salah satu tingkat kontribusi konsumsi domestik yang relatif tinggi di antara negara-negara G20. Hal ini sejalan dengan besarnya basis pasar domestik Indonesia yang turut mendorong tingginya aktivitas ekonomi, termasuk pada sektor ekonomi digital.

“Pemerintah memandang digitalisasi dan AI sebagai mesin pertumbuhan baru bagi perekonomian Indonesia. Indonesia memiliki nilai ekonomi digital yang sangat menjanjikan, nilai ekonomi digital Indonesia hampir mencapai USD 100 miliar,” ujar Airlangga.

Pada tahun 2025, Indonesia telah memiliki sekitar 3.200 perusahaan rintisan (startup), serta tujuh unicorn berskala global yang bergerak di bidang makanan dan minuman, fintech, e-commerce, dan transportasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Polri Perkuat Pembinaan Gen...
Luar Negeri
Gencarkan Sektor Finansial,...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.