Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Denmark Siaga Tinggi, Pesawat Nirawak Russia Terbang di Atas Bandara Aalborg

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 09:40 WIB | Oleh:
Denmark Siaga Tinggi, Pesawat Nirawak Russia Terbang di Atas Bandara Aalborg Doc: AFP via BBC
Ket. Bandara Aalborg Denmark

Denmark berada dalam kondisi siaga tinggi setelah serangan drone tak berizin yang menargetkan bandara, yang menyebabkan Bandara Aalborg ditutup. Pihak berwenang mencurigai adanya keterlibatan Russia.

Euronews melaporkan, Denmark telah menghubungi NATO dan Uni Eropa setelah terpaksa menutup bandara Aalborg dan menempatkan tiga bandara lain dalam keadaan siaga pada hari Kamis (25/9) karena pesawat tak berawak tak berizin melakukan “serangan terkoordinasi”.

“Kopenhagen sedang mempertimbangkan apakah akan memicu Pasal 4 aliansi tersebut, dalam serangan hibrida yang melibatkan "pendekatan sistematis" yang dilakukan oleh para profesional dalam menerbangkan drone di dekat infrastruktur penting, ujar Wakil Perdana Menteri Denmark sekaligus Menteri Pertahanan Troels Lund Poulsen dalam konferensi pers, Kamis.

Otoritas mengatakan, otorisasi diberikan untuk menembak jatuh pesawat tak berawak tersebut jika terjadi insiden di masa mendatang.

Namun, Lund Poulsen menyatakan Denmark kekurangan peralatan yang dibutuhkan untuk mengatasi ancaman yang "akan terus ada" dan tidak memiliki sistem pertahanan udara berbasis darat, yang diputuskan pemerintah untuk dibeli bulan ini.

Ia menambahkan, hal itu masih belum sepenuhnya efektif dalam memerangi jenis pesawat tak berawak yang muncul di atas Denmark pada hari Kamis.

"Kita perlu memiliki berbagai macam alat untuk melawan apa pun yang menghadang kita, baik itu rudal maupun drone," kata Lund Poulsen.

Bandara Aalborg, Esbjerg, Sonderborg, dan Skrydstrup semuanya terkena dampaknya pada Kamis malam.

Bandara Aalborg, yang terletak di Denmark utara dan salah satu bandara terbesar di negara itu, ditutup, demikian diumumkan kepolisian Denmark. Drone-drone yang mengganggu operasinya meninggalkan area tersebut setelah sekitar tiga jam, menurut laporan.

Serangan pesawat tak berawak tanpa izin di atas Denmark terjadi setelah insiden serupa di bandara Kopenhagen dan Oslo yang menurut dugaan pejabat mungkin melibatkan campur tangan Russia.

Bandara Kopenhagen dan Oslo Jadi Sasaran

Pada Senin malam, bandara Kopenhagen terkena dampak insiden serupa, yang menimbulkan kekhawatiran keamanan tentang kemungkinan keterlibatan Russia.

Pihak berwenang mengatakan pesawat tak berawak di Aalborg mengikuti pola serupa dengan pesawat tak berawak yang menghentikan penerbangan di Kopenhagen.

Serangan pesawat tak berawak tersebut memengaruhi angkatan bersenjata Denmark dan dikategorikan sebagai "serangan paling serius terhadap infrastruktur Denmark" oleh Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.