Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terancam Aturan Baru Visa H-1B, Warga India Tinggalkan Mimpi ke AS, Beralih ke Eropa

📅 Senin, 22 Sep 2025, 12:46 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dikatakannya, "kelangsungan bisnis" di perusahaan teknologi akan terganggu, dan dengan cepat menunjukkan bagaimana perusahaan TI India berkontribusi terhadap ekonomi AS dan "sama sekali tidak" menjadi ancaman keamanan.

Shashwath VS, seorang mahasiswa teknik kimia berusia 20 tahun di Bengaluru, mengatakan biaya baru itu terlalu tinggi bagi perusahaan untuk berpikir tentang mensponsori kandidat asing. 

"Saya sekarang akan menjelajahi negara lain... pergi ke AS adalah prioritas bagi saya, tetapi tidak lagi," kata Shashwath.

Ia mengatakan banyak orang seperti dia mungkin mencoba mencari tempat di tempat lain, seperti Jerman, Belanda, dan Inggris. 

Orang India, katanya, "memberikan kontribusi yang signifikan terhadap ekonomi Amerika -- baik pelajar yang bersekolah di sana maupun orang-orang yang bekerja di sana".

"Jadi mereka (AS) juga akan terkena dampaknya, dengan satu atau lain cara." 

Tindakan Keras Imigrasi

Trump mengincar program H-1B sejak masa jabatan pertamanya, dan program visa saat ini telah menjadi langkah terbaru dalam tindakan keras imigrasi besar-besaran pada masa jabatan keduanya.

Perusahaan-perusahaan Silicon Valley bergantung pada pekerja India yang pindah ke Amerika Serikat atau datang dan pergi antara kedua negara. 

Industri outsourcing yang besar di India juga telah bergantung pada izin kerja selama beberapa dekade, meskipun hal itu telah melunak dalam beberapa tahun terakhir.

Pemimpin industri Tata Consultancy Services sendiri menerima persetujuan untuk lebih dari 5.000 visa H-1B pada paruh pertama tahun fiskal 2025. 

Sahil, seorang manajer senior berusia 37 tahun di sebuah firma konsultan yang berbasis di India, kembali dari Amerika Serikat tahun lalu setelah tinggal di sana dengan visa H-1B selama hampir tujuh tahun. 

"Saya bisa mengatakan bahwa setiap orang kedua atau ketiga di sektor TI bermimpi untuk menetap di AS atau berkunjung untuk bekerja," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal
    Preview komentar:
    Ulasan mengenai sinergi antara asosiasi pembudi daya dan ...
  • Bukan Sekadar Bisnis, Pertamina Serius Jaga Kelestarian Laut di Sulawesi
    Preview komentar:
    Langkah PT Pertamina Trans Kontinental dalam melibatkan 26 ...
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.