Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usai Kecelakaan, Perjalanan Kembali Normal untuk Jalur KRL ke Tangerang

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 10:30 WIB | Oleh:
Usai Kecelakaan, Perjalanan Kembali Normal untuk Jalur KRL ke Tangerang Doc: ist
Ket. Penumpang sempat menumpuk

JAKARTA – Penumpukan penumpang Commuter Line lintas Bogor-Jakarta Kota dan Tangerang perlahan-lahan berkurang. Hal ini sejalan dengan normalnya perjalanan KRL yang sempat terganggu pada hari Kamis pagi karena kejadian armada yang tertemper.

“KAI Commuter juga terus melakukan normalisasi dan penguraian keterlambatan perjalanan Commuter Line di lintas,” kata Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan dalam keterangan resmi, di Jakarta, Kamis.

Dia menyampaikan layanan perjalanan Commuter Line Bogor No. 1183 relasi Bogor - Jakarta Kota yang tertemper orang dan menyebabkan kerusakan pada sistem pengereman sudah dijalankan kembali menuju Stasiun Manggarai.

Sementara itu, untuk Commuter Line Tangerang No.1914A relasi Duri - Tangerang yang tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi antara Stasiun Rawabuaya - Batu Ceper juga sudah bisa dijalankan kembali.

“Imbas kejadian tersebut sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Bogor mengalami keterlambatan hingga 1 jam lebih dan perjalanan dibatalkan sedangkan untuk perjalanan Commuter Line Tangerang sebanyak 8 perjalanan mengalami keterlambatan hingga 48 menit,” jelas Leza.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa untuk menekan keterlambatan KAI Commuter sempat memberlakukan rekayasa pola operasi layanan perjalanan satu jalur antara Stasiun Pasar Minggu - Stasiun Manggarai untuk perjalanan Commuter Line Bogor dan satu jalur antara Stasiun Rawa Buaya - Stasiun Batu Ceper untuk layanan perjalanan Commuter Line Tangerang.

KAI Commuter sangat menyayangkan atas terjadinya keterlambatan ini karena terganggunya operasional perjalanan Commuter Line imbas temperan yang disebabkan seseorang yang berada di area jalur rel, dan pengguna jalan raya yang tidak mendahulukan perjalanan kereta.

Sesuai Undang-undang Perkeretaapian No.23 Tahun 2027 jelas melarang siapa pun tanpa izin berada di sekitar area jalur rel dan juga mengatur para pengguna jalan raya untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api.

“KAI Commuter dengan tegas melarang orang yang tidak berkepentingan berada di sekitar jalur rel dan selalu mendahulukan kereta melintas saat akan melewati perlintasan sebidang,” demikian kata Leza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Olahraga
Makin Dekat ke Gelar Juara,...
Olahraga
Ronaldo Kirim Pesan untuk M...
Ekonomi
INACRAFT October Vol. 5 Dor...
Ekonomi
Layanan Penukaran Rupiah La...
Megapolitan
Penggunaan Angkutan Umum di...
Olahraga
Rider MotoGP 2026 Sapa Warg...
Advertisement
Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.