Waspada Banjir, Jambi Bakal Diguyur Hujan Lebat Siang-Malam secara Merata
📅 Minggu, 21 Sep 2025, 15:42 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAMBI – Masyarakat Jambi diminta waspada banjir karena hari ini sepanjang siang dan malam akan diguyur hujan sedang hingga lebat. Potensi hujan di Provinsi Jambi terjadi siang hingga malam hampir merata berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi (Statmet ) Kelas I Sulthan Thaha Jambi. Prakirawan cuaca Statmet Jambi, Randy HB, Minggu menjelaskan saat ini Provinsi Jambi sudah masuk musim penghujan. Hujan cenderung terjadi merata hampir di semua kabupaten dan kota di wilayah tersebut.
Semua daerah secara umum telah mendapat distribusi hujan, mulai dari intensitas ringan hingga sedang. Ia merilis, kecuali Kota Sungai Penuh dan sebagian kecil Kabupaten Kerinci masih dalam kondisi musim kemarau. "Saat ini Provinsi Jambi sudah masuk musim penghujan, kecuali di kota sungai penuh dan sebagian kecil Kabupaten Kerinci masih dalam musim kemarau. Untuk hujan sudah terjadi cenderung merata," jelasnya.
Berdasarkan data, mulai pukul 13.00 WIB hingga 19.00 WIB. Dari 11 wilayah di Jambi, tujuh di antara berpotensi hujan. Rincian wilayah berpotensi hujan meliputi, Kabupaten Kerinci, Merangin, Batang Hari, Tanjung Jabung Barat, Tebo, Bungo dan Kota Sungai Penuh. Sementara itu, empat wilayah dalam kondisi berawan dan mendung terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Muaro Jambi, Sarolangun dan Kota Jambi.
Disisi lain, suhu udara di Jambi 24°C hingga 31°C (derajat Celsius) dengan kecepatan angin antara 11 hingga 20 kilometer per jam. Dengan kelembaban 64 hingga 100 persen.
Lebak Waspada
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu,Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten minta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam, sehubungan terjadinya perubahan cuaca buruk yang ditandai hujan lebat disertai angin kencang dan petir. "Kami minta warga untuk waspada menghadapi cuaca buruk itu," kata Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah di Lebak dalam keterangan di Lebak, Minggu.
Menurut dia, selama ini, Kabupaten Lebak merupakan daerah 'langganan' bencana alam, seperti banjir, longsor, pergerakan tanah, angin puting beliung, gempa dan gelombang tinggi. Sebab, kondisi alamnya terdapat pegunungan, perbukitan, daerah aliran sungai, dan pesisir pantai.
Namun, peluang bencana alam tersebut jika memasuki curah hujan meningkat dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir. Oleh arena itu, pihaknya belum lama ini melaksanakan kesiapsiagaan dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), BPBD , TNI, Polri, Relawan dan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kesiapsiagaan itu salah satu upaya mitigasi kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa," katanya. Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan pihaknya kini menyiagakan peralatan evakuasi guna menyelamatkan korban bencana alam, seperti kendaraan operasional, perahu karet, tambang, gergaji mesin senso, pelampung, tenda dan lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!