Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sembilan Kabupaten dan Kota di Sulut Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 23:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sembilan Kabupaten dan Kota di Sulut Berpotensi Dilanda Hujan Lebat Doc: Antara

Manado - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut sembilan kabupaten dan kota di Sulawesi Utara berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

"BMKG menghimbau masyarakat, pemerintah kabupaten/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara agar meningkatkan kewaspadaan. BMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan cuaca ekstrem hingga 17 Maret 2026," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, di Manado, Minggu.

Dhira juga mengajak masyarakat dan pemerintah agar siap siaga serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

Hal tersebut sebagai tindakan antisipasi bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang) terlebih khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing atau rawan longsor dan banjir.

Mengingat cuaca bersifat dinamis, diimbau terus agar memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado.

Dhira Utama menjelaskan, analisis kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya MJO yang aktif secara spasial, gelombang low freguency, gelombang Kelvin, dan gelombang Eguatorial Rossby di Sulawesi Utara. Kondisi tersebut dapat meningkatkan aktivitas konvektif secara signifikan.

Sementara Indeks SOI yang bernilai positif di wilayah Sulawesi Utara menyebabkan peningkatan kecepatan angin di daerah pesisir yang disertai hujan.

Hal ini mengakibatkan terjadinya peningkatan intensitas curah hujan dan kecepatan angin di beberapa wilayah di Sulawesi Utara.

Kombinasi dari fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang diprediksi akan mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

Daerah-daerah potensial cuaca ekstrem mencakup Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:41 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:42 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:42 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
Nasional
PT KAI Tambah Tiga Perjalan...
Megapolitan
PT Transjakarta Kembali Ope...
Advertisement
Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.