Jawab Lonjakan Biaya Kesehatan di Indonesia, Allianz Luncurkan Allianz Preferred Medical
📅 Kamis, 16 Apr 2026, 21:52 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — Allianz Indonesia meluncurkan produk asuransi kesehatan terbaru. Layanan ini sebagai respons atas meningkatnya biaya medis yang dinilai semakin membebani perencanaan keuangan masyarakat.
Berdasarkan laporan Health Trends 2026 dari Mercer Marsh Benefits, biaya medis diperkirakan naik sebesar 12,5% di Asia dan mencapai 17,8% di Indonesia, jauh melampaui inflasi umum yang hanya sekitar 2,5%. Tren ini menunjukkan tekanan biaya kesehatan yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Data yang sama mencatat inflasi medis di Indonesia mencapai 15,9% pada 2024 dan meningkat menjadi 17,9% pada 2025. Kondisi ini dinilai berpotensi mendorong kenaikan premi asuransi dan bahkan membuat sebagian masyarakat menghentikan perlindungan kesehatan yang dimiliki.
Menjawab tantangan tersebut, PT Asuransi Allianz Life Indonesia dan PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia menghadirkan produk Allianz Preferred Medical dan AlliSya Preferred Medical (APM), yang dirancang untuk memberikan perlindungan kesehatan esensial dengan premi yang lebih stabil.
Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia, Alexander Grenz, mengatakan bahwa produk ini dihadirkan untuk membantu masyarakat mempertahankan perlindungan kesehatan secara berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Di tengah banyaknya ketidakpastian dalam kehidupan sehari-hari, Allianz ingin menghadirkan satu hal yang dapat diandalkan oleh nasabah, yaitu perlindungan kesehatan dengan peningkatan premi yang lebih stabil dan terukur,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada hari Kamis (16/4).
Ia menambahkan, melalui APM, Allianz berupaya mengelola kenaikan biaya medis sejak dini agar perlindungan tetap terjangkau hingga jangka panjang.
Sementara itu, Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia, Elmie A. Najas, menegaskan bahwa produk ini juga sejalan dengan prinsip syariah. Produk APM merupakan bentuk komitmen Allianz Syariah untuk membantu nasabah memiliki rasa tenang di tengah tingginya tantangan biaya kesehatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami ingin memberikan solusi yang sejalan dengan prinsip Maqasid Syariah, yakni menjaga jiwa dan kesehatan,” katanya.
Produk APM menawarkan tiga pilihan paket, yakni Plan Standar, Plan Extra, dan Plan Premier, dengan cakupan wilayah hingga Asia dan Australia. Pada Plan Extra dan Premier, nasabah juga dapat memilih skema risiko sendiri untuk membantu menjaga stabilitas premi di masa depan.
Selain itu, produk ini memberikan akses ke jaringan rumah sakit rekanan (Preferred Hospital Network) guna memastikan kualitas layanan kesehatan yang diterima nasabah.
Allianz juga menyoroti lonjakan biaya penyakit kritis sebagai salah satu risiko terbesar. Berdasarkan data internal perusahaan, biaya perawatan stroke meningkat lebih dari 2,5 kali lipat dalam periode 2020–2025, sementara kanker naik lebih dari dua kali lipat dan penyakit jantung bahkan mencapai tiga kali lipat.
Sebagai respons, APM menghadirkan manfaat tambahan berupa Double Annual Limit khusus untuk tiga penyakit kritis utama, yakni kanker invasif, serangan jantung, dan stroke. Fitur ini memungkinkan nasabah mendapatkan perlindungan lebih luas tanpa harus terbebani biaya besar saat menjalani perawatan.
Tak hanya itu, perlindungan juga mencakup manfaat rawat jalan untuk penyakit umum seperti demam berdarah dan tifoid, meski tanpa rawat inap.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!