Efek Margin Baru 7 Persen, Bulog Prediksi Raup Laba Rp1,14 T
📅 Senin, 03 Agu 2026, 19:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA- Pemerintah resmi menaikkan margin penugasan Perum BULOG menjadi 7 persen atau setara Rp970. Kenaikan signifikan ini dari sebelumnya hanya sekitar Rp50 menjadi fondasi utama transformasi BULOG menuju lembaga pangan yang sehat secara finansial.
Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 3 tanggal 29 Juli 2026. Selain itu, pemerintah juga memberikan keringanan bunga perbankan untuk pembiayaan operasional BULOG yang berdampak pada efisiensi fiskal negara sebesar Rp1,07 triliun.
Dirut Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden dan jajaran pemerintah, khususnya Menko Pangan, Menteri Pertanian/Kepala Bapanas, Menteri Keuangan dan Menteri Sekretaris Negara.
“Dukungan penuh Bapak Presiden beserta jajaran pemerintah merupakan energi besar bagi BULOG untuk terus meningkatkan kinerja. Kebijakan-kebijakan strategis yang diberikan tidak hanya memperkuat pelaksanaan penugasan pemerintah, tetapi juga menciptakan tata kelola yang semakin sehat sehingga BULOG dapat menjalankan fungsinya secara berkelanjutan dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Ahmad Rizal di Jakarta, Senin (3/8).
Diproyeksi Laba Rp1,14 Triliun
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan penyesuaian margin dan dukungan pembiayaan, BULOG memproyeksikan kinerja keuangan 2026 semakin positif. Hingga akhir tahun 2026, BULOG berpotensi membukukan laba Rp1,14 triliun.
Jika tercapai, ini akan menjadi laba pertama sepanjang sejarah berdirinya BULOG dan menjadi tonggak penting transformasi perusahaan.
“Penguatan kondisi keuangan tersebut akan kami kembalikan untuk semakin meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” kata Ahmad Rizal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Laba tambahan itu akan dialokasikan untuk menambah biaya operasional pemeliharaan gudang, memperkuat sistem penyimpanan komoditas pangan, serta menambah sumber daya manusia Quality Control di seluruh rantai penugasan.
Tujuannya agar seluruh komoditas pangan yang dikelola dan disalurkan BULOG tetap memenuhi standar kualitas, aman dikonsumsi, dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat.
Efisiensi Fiskal
Pemerintah menilai kebijakan margin baru ini tidak hanya memperkuat penugasan publik BULOG, tetapi juga menciptakan efisiensi fiskal. Dukungan keringanan bunga perbankan alone sudah menghemat APBN Rp1,07 triliun.
Dengan tata kelola yang semakin sehat, BULOG ditargetkan mampu menjalankan penugasan secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Ke depan, BULOG berkomitmen memperkuat sinergi dengan kementerian, lembaga, pemda, dan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan swasembada pangan Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!