Berpotensi Melemah Lanjutan, Jumat 19 September 2025
📅 Jumat, 19 Sep 2025, 08:55 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya akhir pekan ini. Sentimen yang mempengaruhi pelemahan tersebut diperkirakan berasal dari domestik dan mancanegara.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede melihat pergerakan rupiah masih akan dipengaruhi oleh arah dollar AS global pascapemangkasan suku bunga acuan oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed, serta pergerakan imbal hasil US Treasury. Dari dalam negeri, lanjutnya, pergerakan rupiah masih dipengaruhi respons pasar terhadap pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI).
Karenanya, Josua memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (19/9), bergerak melemah di kisaran 16.450–16.575 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah makin melemah pada penutupan perdagangan Kamis (18/9) sore. Menurut Bloomberg, kurs rupiah turun hingga 90 poin atau 0,55 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.527 rupiah per dollar AS.
Analis pasar uang, Lukman Leong menilai penguatan dollar AS sebagai faktor utama yang membuat rupiah melemah itu dipengaruhi kebijakan The Fed. “The Fed memangkas suku bunga sesuai harapan pasar,” ucapnya di Jakarta. “Namun, pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, dianggap “kurang longgar” untuk prospek suku bunga ke depan,” imbuhnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, lanjut dia, pemotongan suku bunga Bank Indonesia (BI) turut menambah beban rupiah. Ini ditambah lagi dengan wacana revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang digulirkan DPR.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!