Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Anambas Identifikasi Temuan Kerangka di Pulau Noran

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 12:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polres Anambas Identifikasi Temuan Kerangka di Pulau Noran Doc: ANTARA
Ket. Petugas kepolisian mengevakuasi temuan tulang belulang diduga kerangka manusia di Pulau Noran, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepri, Selasa (16/9/2025).

BATAM – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas tengah mengidentifikasi temuan tulang-belulang diduga kerangka manusia di Desa Batu Ampar, Pulau Noran, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.

Kapolres Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka dikonfirmasi dari Batam, Rabu (17/9), mengatakan pihaknya tengah menyelidiki dan mengidentifikasi temuan kerangka manusia tersebut untuk memastikan asal-usul dan identitas serta kondisi kerangka temuan tersebut.

“Tim Satreskrim Polres Anambas telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan pengambilan barang bukti tulang menggunakan peralatan identifikasi khusus,” kata Gusti.

Temuan kerangka manusia itu pertama kali ditemukan dan dilaporkan oleh seorang nelayan pada Selasa (16/9) pukul 08.00 WIB. Laporan diterima anggota Bhabinkamtibmas Desa Batu Ampar.

Berdasarkan laporan, nelayan bernama Riki itu tanpa sengaja menemukan kerangka manusia saat berlindung dari cuaca buruk di Pulau Noran.

Menerima laporan tersebut, Kapolsek Palmatak Iptu Kristian beserta personel dan tim medis dari Puskesmas Kute Siantan menuju ke lokasi dan melakukan pengamanan area penemuan kerangka.

Kerangka yang ditemukan berupa tulang belulang seperti tengkorak, dan beberapa bagian tulang lainnya yang tidak lengkap.

“Tim telah melakukan pemeriksaan awal dan membawa tulang belulang tersebut ke RSUD Lapangan Palmatak untuk pemeriksaan forensik lebih lanjut,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, kerangka manusia tersebut tengah dilakukan pemeriksaan forensik yang dipimpin dr Sukma Guna. Pemeriksaan untuk mengetahui jenis kelamin, usia dan penyebab kematian.

Hingga saat ini, kata dia, hasil pemeriksaan visum eksternal (VER) dari rumah sakit belum diterima oleh pihaknya.

Gusti mengatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah kepolisian dalam menindaklanjuti temuan kerangka manusia tersebut, seperti mengamankan tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, permintaan visum atau verifikasi medis, serta penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui kronologi dan asal susul kerangka tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses penyelidikan kepada pihak yang berwajib,” kata Gusti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...

Kantor Summarecon Digeledah KPK.

2 jam lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Kantor Summarecon Digeledah...
Advertisement
Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.