Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggota DPR Sambut Positif Kembalinya Status Kartu Hijau Geopark Toba

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 07:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anggota DPR Sambut Positif Kembalinya Status Kartu Hijau Geopark Toba Doc: ANTARA
Ket. Anggota Komisi VII DPR RI, Bane Raja Manalu, saat diwawancarai di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

JAKARTA (11/9) – Anggota Komisi VII DPR RI, Bane Raja Manalu, menyambut positif kembalinya status green card atau kartu hijau UNESCO Taman Bumi (Geopark) Kaldera Toba, Sumatera Utara.

Menurutnya, kembalinya status kartu hijau pada Geopark Kaldera Toba harus dijaga bersama-sama, termasuk pelestarian dan pemanfaatan untuk ilmu pengetahuan dan peningkatan ekonomi.

"Ini adalah buah manis dari perjuangan semua stakeholder (pemangku kepentingan). Setelah ini, tata kelola Geopark Toba harus lebih baik dan terasa manfaatnya untuk masyarakat," kata Bane di Jakarta, Kamis.

Dia pun kembali menyerukan pentingnya penetapan zonasi tata kelola kawasan Danau Toba, seperti zona wisata kekhususan (edukasi dan penelitian) ataupun zonasi wisata massal.

"Tujuannya agar keanekaragaman hayati kawasan Danau Toba tetap terjaga namun tetap mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujar Bane.

Bane juga mengingatkan agar masyarakat turut diajak dan disiapkan terlibat dalam pelestarian dan pengembangan kawasan Danau Toba.

Geopark Kaldera Toba kembali mendapatkan kartu hijau setelah diumumkan pada Sidang Komite Eksekutif ke-11 Konferensi Global Geopark Network di Kutralkura, wilayah La Araucania, Cile, Sabtu (6/9).

Sidang Global Geopark Network ini digelar sejak 5 September 2025. Dalam sidang itu, Indonesia mempertahankan tiga geopark, yaitu Kaldera Toba, Ciletuh-Pelabuhan Ratu, dan Rinjani.

Kartu hijau merupakan penilaian tertinggi keanggotaan Global Geopark Network. Dengan status itu, Kaldera Toba berhak menyandang status UNESCO Global Geopark hingga empat tahun ke depan.

Kartu ini juga menjadi indikator standar pengelolaan terpenuhi sesuai protokol UNESCO Global Geopark (UGGp) dan setiap anggota UGGp akan direvalidasi empat tahunan untuk mengevaluasi pengelolaannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.