Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akses Modal Seret: Realisasi Kredit UMKM Baru 18,61%, Perbankan Dinilai Abaikan Motor Ekonomi Rakyat

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 20:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akses Modal Seret: Realisasi Kredit UMKM Baru 18,61%, Perbankan Dinilai Abaikan Motor Ekonomi Rakyat Doc: Koran Jakarta/ M Ismail
Ket. Ilustrasi - Diah, pelaku UMKM kuliner khas Betawi, Ben Tjok Pulo, mengikuti bazar di Kantor Wailikota Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

JAKARTA – Penyaluran kredit perbankan kepada UMKM per Juli 2025 baru mencapai 18,61 persen, jauh dari idealnya 50 persen.

Situasi ini mencerminkan lemahnya dukungan sektor keuangan terhadap motor utama perekonomian rakyat. Padahal, UMKM menyumbang lebih dari 60 persen PDB dan menyerap sebagian besar tenaga kerja nasional.

Rendahnya realisasi kredit ini menandakan adanya hambatan struktural, mulai dari syarat agunan yang memberatkan, keterbatasan akses terhadap layanan perbankan, hingga rendahnya literasi keuangan di kalangan pelaku UMKM.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap daya tahan UMKM, terutama dalam menghadapi tekanan biaya produksi dan kompetisi pasar yang makin ketat.

Minimnya akses pembiayaan membuat UMKM kesulitan untuk berkembang, berinovasi, dan naik kelas menjadi pelaku usaha yang lebih produktif.

Jika dibiarkan, ketimpangan akses modal akan menghambat upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan inklusif dan mengurangi kesenjangan ekonomi.

Karena itu, diperlukan terobosan kebijakan agar kredit UMKM lebih progresif, baik melalui insentif bagi perbankan, pemanfaatan teknologi digital, maupun skema penjaminan yang lebih fleksibel.

Optimalisasi pembiayaan UMKM bukan hanya soal memenuhi target regulasi, tetapi juga strategi fundamental untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit perbankan kepada UMKM per Juli 2025 mencapai Rp1.496,93 triliun atau setara 18,61 persen dari total kredit dan tumbuh sebesar 1,82 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae memandang industri perbankan saat ini berfokus untuk menjaga kualitas penyaluran kredit sebagai bentuk mitigasi terhadap potensi peningkatan risiko kredit di tengah perlambatan ekonomi global.

“OJK tetap optimis bahwa kredit UMKM akan mengalami pertumbuhan positif pada akhir tahun ini,” kata Dian dalam jawaban tertulis di Jakarta, Rabu (10/9).

Sebagai upaya dalam mendorong kinerja industri perbankan, Dian mengatakan bahwa OJK telah menerbitkan Peraturan OJK (POJK) No. 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan UMKM yang berlaku bagi bank dan lembaga keuangan non-bank (LKNB),

Peraturan baru tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan penyaluran kredit kepada UMKM sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, POJK tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan akses pembiayaan kepada UMKM dalam seluruh tahapan pembiayaan yang dilakukan oleh bank dan LKNB, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usahanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Air Baku Banjarmasin Menyus...
Nasional
PMA, Kunci Batam Menjadi �...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.