Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kopi Robusta Lampung Melejit 69 Persen, Wamendag Ungkap Strategi Ekspor Puncak!

📅 Senin, 08 Sep 2025, 15:20 WIB | Oleh:
Kopi Robusta Lampung Melejit 69 Persen, Wamendag Ungkap Strategi Ekspor Puncak! Doc: Ist.
Ket. Pemerintah terus berupaya meningkatkan performa ekspor komoditas daerah, khususnya kopi robusta Lampung yang ekspornya melejit 69%. Simak strategi Wamendag dan potensi besar ini!

Bandar Lampung — Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti menegaskan bahwa pemerintah tengah fokus mendorong ekspor komoditas unggulan daerah, khususnya kopi robusta Lampung, yang mencatat lonjakan luar biasa sebesar 69 persen. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan di Bandar Lampung, Sabtu (6/9).Peningkatan Ekspor dan Target Nasional

Wamendag menyampaikan bahwa peningkatan ekspor kopi Lampung menempatkan provinsi ini sebagai kontributor penting bagi ekspor nasional. Lonjakan sebesar 69 persen ini, menurutnya, menjadi momentum untuk memperkuat strategi perdagangan komoditas domestik.

Lebih jauh, Kemendag menargetkan pertumbuhan ekspor nasional sebesar 7 persen pada tahun 2025. Kopi robusta Lampung menjadi salah satu andalan untuk mencapai target tersebut.

Strategi Global: Utilisasi ITPC dan Atase Perdagangan

Untuk memperluas jangkauan pasar kopi Lampung, pemerintah memanfaatkan jaringan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan atase perdagangan yang tersebar di 33 negara. Jaringan ini diharapkan menjadi jembatan efektif bagi eksportir daerah dalam promosi produk, negosiasi bisnis, dan akses informasi pasar global.

Pasar utama ekspor kopi Robusta Lampung saat ini mencakup Hong Kong, Malaysia, dan negara-negara Asia Tenggara. Wamendag menjanjikan lebih banyak kanal distribusi ke negara-negara lain, menyesuaikan dengan permintaan global yang meningkat.

Sinergi Pusat-Daerah: Kunci Keberlanjutan

Wamendag juga bertemu dengan Wakil Gubernur Lampung untuk mengharmonisasikan program pemerintah pusat dengan inisiatif daerah. Tujuannya memperkuat ekosistem pengembangan ekspor, dari kesiapan produk hingga regulasi dan distribusi.

Tantangan Sertifikasi Produk

Seorang eksportir kopi lokal, Elkana Arlen, menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur sertifikasi. Ia menyatakan permintaan dari pasar ekspor sangat tinggi terhadap kualitas produk dan standar internasional yang ketat. “Ke depan kami akan memperkuat sertifikasi agar kualitas kopi kami terjaga,” ungkapnya.

Konteks Nasional & Outlook

Lonjakan 69 persen ekspor kopi Lampung terjadi di tengah tren positif ekspor kopi nasional. Menurut data BPS, pada 2024 nilai ekspor kopi meningkat sebesar 76,33 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan Lampung menyumbang 51,28 persen dari total ekspor kopi senilai USD 1,64 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.