Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Moratorium Utang 10 Tahun dan Arahkan APBN ke sektor Produktif dan Sektor Riil

📅 Kamis, 04 Sep 2025, 01:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Siprianus pun kembali mengingatkan bahwa restrukturisasi utang akan memberi kesempatan negara untuk bernafas dan menggunakan itu untuk produktif, bukan untuk konsumtif.

“Kalau mau lepas dari debt trap, satu-satunya jalan Menkeu harus duduk dengan Bank Dunia dan IMF sebagai koordinator moratorium itu. Sebagai tanggung jawab resep yang mereka berikan saat krisis moneter 1998. Mereka tidak bisa lepas tangan untuk selamatkan negara dengan populasi terbesar keempat dunia,” katanya.

Ekonomi Kerakyatan

Dalam kesempatan terpisah, Peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng, menilai kebijakan Presiden Prabowo Subianto menekan defisit anggaran merupakan langkah yang tepat dalam menyelamatkan ekonomi nasional dari jebakan utang.

Salamuddin menegaskan, pembangunan seharusnya bertumpu pada ekonomi kerakyatan yang lebih tahan banting dibanding sektor lain. Dari sanalah terbentuk pondasi kelas menengah dan sumber pajak negara yang berkelanjutan.

“Rakyat adalah dasar pembangunan, bukan korporasi. Kalau itu tidak dibangun sejak reformasi 1998, krisis keuangan pasti berulang,” katanya.

Ia mencontohkan Tiongkok yang mampu mengangkat 700 juta rakyat dari miskin menjadi kelas menengah, sehingga basis pajak menguat. Dengan begitu, pemerintah Tiongkok dapat menarik kembali uang dari dalam negeri tanpa bergantung pada konsumsi impor.

“Kita berbeda, uang dicetak tapi bisa dipakai beli dollar. Akibatnya devisa keluar dan ketahanan ekonomi rapuh,” jelasnya.

Dia juga mengingatkan agar Indonesia tidak membandingkan kondisi utangnya dengan Jepang atau Amerika Serikat. Menurutnya, perbandingan itu tidak relevan. “Ibarat punya tabungan 100 juta rupiah dengan utang 30 juta rupiah, berbeda dengan tabungan 1 juta rupiah, tetapi bertang 3 juta rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Anak Berkarunia Khusus Mendapat Tempat di Jakarta

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Anak Berkarunia Khusus Mend...
Megapolitan
Pemprov Terus Memperbaiki S...
Advertisement
Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.