Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan Jakarta Jangan Asal Digeber, Faktor Ini Harus Jadi Pertimbangan Utama

8 Rabu, 03 Sep 2025, 15:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembangunan Jakarta Jangan Asal Digeber, Faktor Ini Harus Jadi Pertimbangan Utama Pembangunan Jakarta Jangan Asal Digeber, Faktor Ini Harus Jadi Pertimbangan Utama Doc: ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
Ket. Ilustrasi - Langit cerah berawan di wilayah Jakarta Pusat.

JAKARTA - Membangun Jakarta saat ini berfokus pada transformasinya menjadi kota global yang maju, tangguh, dan berkelanjutan pada 2043. Saat itu, Jakarta akan sepenuhnya beralih dari status ibu kota negara. 

Visi ini mencakup penguatan infrastruktur fisik dan digital, pengembangan ekosistem inovasi, pembenahan tata kelola dan pembiayaan, serta peningkatan kualitas hidup warga melalui pembangunan yang inklusif dan cerdas. 

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy mengatakan pembangunan Jakarta harus berorientasi pada keberlanjutan.

“Penyediaan transportasi publik, pengelolaan lingkungan, serta penyelamatan kawasan pesisir utara menjadi prioritas utama. Menyelamatkan pantai utara bukan hanya berarti menyelamatkan Jakarta, melainkan juga menyelamatkan Pulau Jawa,” kata Rachmat Pambudy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (3/9).

Dalam Seremonial Kick-Off Panitia Antar Kementerian/Non-Kementerian (PAK) Penyusunan Rancangan Peraturan Presiden tentang Rencana Induk Pembangunan Kawasan Aglomerasi (RIPKA) Jakarta, Kepala Bappenas menegaskan urgensi pembangunan kawasan aglomerasi Jakarta dalam memperkuat perekonomian nasional.

Menurut dia, Jakarta memiliki posisi yang sangat strategis sebagai kota, pusat sejarah, dan peradaban bangsa. Tanpa Jakarta, sejarah Indonesia takkan lengkap.

Dia menerangkan pembangunan aglomerasi Jakarta bukan hanya soal tata ruang, melainkan juga bagian penting dari kesinambungan pembangunan nasional. Ini terlihat dari kontribusi Pulau Jawa mencapai 57,1 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, sedang metropolitan Jakarta menyumbang lebih dari 25 persen.

“Angka ini mencerminkan besarnya tanggung jawab kawasan ini dalam menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Rachmat Pambudy

Seluruh wilayah di Indonesia, terutama kota-kota besar, disebut sedang menghadapi dampak nyata dari tantangan global, seperti perubahan iklim.

Untuk itu, seluruh pihak dinilai perlu bersinergi dalam melanjutkan agenda pembangunan yang telah dirintis sejak masa Presiden Soekarno hingga sekarang.

Menteri PPN merasa agenda pertemuan untuk membahas RIPKA penting untuk memperkuat koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan lembaga terkait dalam rangka mengimplementasikan rencana tersebut

“RIPKA Jakarta bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana kita membangun sebuah kawasan yang mampu menjawab tantangan zaman, dari perubahan iklim hingga daya saing global. Inilah saatnya kita menyatukan visi agar Jakarta tetap menjadi lokomotif pembangunan nasional,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Soekarno Run Jadi Gerakan A...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.