Netmonk Dilengkapi Fitur QoS Monitoring Perkuat Operasional Pemantauan Jaringan dengan Lebih Baik
📅 Minggu, 24 Agu 2025, 19:05 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Telkom
JAKARTA – Platform pemantauan (monitoring) jaringan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Netmonk, kini dilengkapi dengan Quality of Service (QoS) Monitoring yang menjadikannya semakin andal. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memantau dan menilai kualitas layanan jaringan secara menyeluruh.
QoS memberikan informasi penting kepada pengguna mengenai sejumlah parameter kunci dalam performa jaringan, seperti bandwidth, latency (keterlambatan data), jitter (fluktuasi waktu antar paket), dan packet loss (hilangnya paket data).
Tujuan utama dari fitur ini adalah memudahkan pengguna dalam menganalisis lebih baik kondisi jaringan agar setiap layanan digital yang berjalan di atasnya dapat berfungsi secara optimal yang pada akhirnya berdampak terhadap stabilitas layanan.
Contohnya, seperti video conference, layanan telepon berbasis internet (VoIP), cloud service, hingga aplikasi bisnis penting. Ketika jaringan mengalami gangguan atau kemacetan, QoS Monitoring mampu mendeteksi sumber masalah secara real-time, sehingga tim IT bisa segera melakukan penanganan sebelum gangguan tersebut berdampak lebih luas pada operasional perusahaan.
Lebih dari itu, QoS Monitoring juga memberikan data historis dan analisis performa jaringan dari waktu ke waktu. Hal ini sangat berguna dalam pengambilan keputusan teknis maupun bisnis perusahaan, misalnya, bisa mengetahui kapan saat yang tepat untuk meningkatkan kapasitas jaringan, mengganti perangkat, atau menetapkan prioritas penggunaan trafik untuk layanan tertentu.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Netmonk benar-benar kami andalkan. Kami menggunakannya pada proyek kami di Kalimantan Timur, untuk memastikan jaringan pada ratusan perangkat yang terpasang di sekolah di sana tetap lancar,” ungkap Staf Network Operation Center PT Union Routelink Muhammad Nur Hidayat, melalui siaran pers pada hari Jumat (22/8).
Hidayat menyampaikan bahwa penggunaan Netmonk jauh lebih praktis dibanding peralatan (tools) sejenis yang pernah digunakan. Alasannya karena Netmonk memiliki dukungan langsung dari tim developer-nya, kami tidak perlu mempelajari terlalu rumit dan penerapannya sangat mudah.
“Fitur monitoring seperti latency, jitter, dan packet loss juga sangat membantu kami memahami gangguan dengan lebih cepat,” terangnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Fitur QoS yang ada di Netmonk dirancang fleksibel agar dapat digunakan oleh berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, finansial, edukasi, telekomunikasi, kesehatan, manufaktur, energi, teknologi, hingga ritel.
“Netmonk kami hadirkan sebagai wujud komitmen Telkom dalam mendukung transformasi digital di Indonesia. Solusi monitoring jaringan ini dapat dimanfaatkan untuk menunjang operasional berbagai sektor, termasuk layanan publik,” ujar EVP Digital Business & Technology Komang Budi Aryasa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!