Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Rabies, Dinas Pertanian Pasaman Siapkan 1.000 Dosis Vaksin untuk Hewan

📅 Senin, 11 Agu 2025, 20:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Rabies, Dinas Pertanian Pasaman Siapkan 1.000 Dosis Vaksin untuk Hewan Doc: Antara Foto
Ket. Seorang dokter hewan dari Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman melakukan vaksinasi terhadap Hewan Penular Rabies (HPR) pada Senin (11/8/20225).

Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan 1.000 dosis vaksin untuk mengantisipasi penyebaran penyakit rabies dari hewan anjing dan kucing.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman Listiyanto di Lubuk Sikaping, Senin, mengatakan penyuntikan vaksin ini dilaksanakan secara gratis dengan menugaskan jajaran dokter hewan daerah setempat.  

"Ada 1.000 dosis vaksin kita siapkan secara gratis khusus hewan anjing dan kucing yang ada di Pasaman. Langkah ini untuk antisipasi terjadinya penularan rabies pada hewan yang dapat mengancam masyarakat sekitar," ujarnya. 

Percepatan vaksinasi ini dilakukan sebagai upaya memutus rantai dan antisipasi rabies kepada masyarakat Pasaman.

"Kami sangat konsen dengan pencegahan rabies, beragam upaya terus kami laksanakan untuk mendukung optimalisasi pencegahan rabies, termasuk salah satunya lewat vaksinasi ini," tambahnya.

Listiyanto mengatakan saat ini ada sekitar 5.000 ekor Hewan Penular Rabies (HPR) yang jadi perhatian pengawasan.

"Sampai saat ini sudah 920 dosis vaksin disuntikkan kepada hewan yang ada di Pasaman secara gratis dengan menugaskan seluruh dokter hewan yang ada di empat puskeswan seluruh Pasaman," katanya.

Dampak positif pelaksanaan vaksin ini, kata dia, menunjukkan hasil signifikan dengan tidak adanya lagi kasus rabies sepanjang delapan bulan terakhir.

"Daerah rawan rabies biasanya di Kecamatan Dua Koto dan Rao dengan luas sebaran Hewan Penular Rabies (HPR) terbanyak. Namun sampai saat ini belum kami temukan kasus rabies di wilayah Pasaman. Ini mulai menunjukkan hasil positif," katanya.

Namun pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap hewan peliharaan masyarakat agar kasus rabies dapat dicegah dan ditekan.

"Kami juga terus menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik dengan seluruh pihak terkait yang ada di nagari (desa) hingga kejorongan. Jika memang menemukan ada hewan memiliki ciri-ciri pengidap rabies akan langsung dilakukan penanganan,".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.