Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sumsel Optimalkan Gerakan Mandiri Pangan Manfaatkan Pekarangan

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 19:02 WIB | Oleh:
Sumsel Optimalkan Gerakan Mandiri Pangan Manfaatkan Pekarangan Doc: ANTARA/Yudi Abdullah
Ket. Warga Palembang memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran.

PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengoptimalkan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dengan mengajak ibu-ibu rumah tangga memanfaatkan pekarangan rumah dengan beternak dan berkebun.

"Kami berupaya mengajak para ibu-ibu untuk terus mendukung dan menjalankan program GSMP di lingkungan rumah masing-masing," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Edward Candra di Palembang, Rabu (23/4).

Dia menjelaskan pemanfaatan pekarangan untuk kegiatan yang bisa menghasilkan pangan perlu digalakkan, sehingga dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pasokan kebutuhan pokok di pasar.

"Pekarangan rumah meskipun luasannya terbatas, dapat dimanfaatkan untuk budidaya ikan dan beternak ayam, menanam aneka jenis sayuran dan pohon buah-buahan," ujarnya.

Menurut dia, jika kegiatan budidaya, beternak, dan menanam di pekarangan tersebut dilakukan ibu-ibu rumah tangga bersama keluarga secara masif, maka sebagian kebutuhan pangan dapat dipenuhi sendiri sesuai dengan tujuan GSMP.

"GSMP yang dijalankan sejak beberapa tahun terakhir mulai dirasakan manfaatnya sehingga perlu dilakukan lebih gencar lagi," katanya.

Selain mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk meningkatkan produksi pangan, pihaknya juga berupaya melakukan ekstensifikasi atau perluasan areal pertanian memanfaatkan lahan tidur atau yang tidak produktif.

Kemudian mendorong petani melakukan intensifikasi atau peningkatan produksi pangan dengan memanfaatkan lahan yang dikelola selama ini.

Di wilayah provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu terdapat ribuan hektare lahan tidur yang berpotensi dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman pangan.

"Untuk itu, perlu dilakukan ekstensifikasi pertanian sehingga lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi tanaman pangan seperti padi dan jagung," kata Edward Candra. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.