Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump: AS akan Kenakan Tarif Sekitar 100% pada Impor Semikonduktor dan Chip Komputer

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 08:43 WIB | Oleh:
Trump: AS akan Kenakan Tarif Sekitar 100% pada Impor Semikonduktor dan Chip Komputer Doc: CNA/Reuters
Ket. Chip semikonduktor terlihat pada papan sirkuit komputer dalam ilustrasi yang diambil pada 25 Februari 2022.

WASHINGTON - Amerika Serikat akan mengenakan tarif sekitar 100 persen pada chip semikonduktor yang diimpor dari negara-negara yang tidak memproduksi di Amerika atau berencana untuk memproduksinya, kata Presiden Donald Trump.

Trump mengatakan kepada wartawan di Ruang Oval pada Rabu (6/8) bahwa tarif baru akan berlaku untuk "semua chip dan semikonduktor yang masuk ke Amerika Serikat", tetapi tidak akan berlaku untuk perusahaan yang telah berkomitmen untuk memproduksi di Amerika Serikat atau sedang dalam proses melakukannya.

"Jika, karena suatu alasan, Anda mengatakan sedang membangun tetapi tidak membangun, maka kami akan menjumlahkannya kembali, terakumulasi, dan kami akan menagih Anda di kemudian hari, Anda harus membayar, dan itu jaminannya," tambah Trump.

Komentar tersebut bukanlah pengumuman tarif resmi, dan Trump tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Belum jelas berapa banyak chip, atau dari negara mana, yang akan terdampak oleh pungutan baru ini. Produsen kontrak chip Tiwan TSMC yang memproduksi chip untuk sebagian besar perusahaan AS, memiliki pabrik di negara tersebut, sehingga pelanggan besarnya seperti Nvidia kemungkinan besar tidak akan menghadapi kenaikan biaya tarif.

Raksasa chip AI itu telah menyatakan rencananya untuk berinvestasi ratusan miliar dollar dalam chip dan perangkat elektronik buatan AS selama empat tahun ke depan. Seorang juru bicara Nvidia menolak berkomentar untuk berita ini.

"Perusahaan-perusahaan besar dan kaya yang mampu membangun di Amerika akan menjadi yang paling diuntungkan. Ini adalah keberlangsungan hidup yang terbesar," kata Brian Jacobsen, kepala ekonom di perusahaan penasihat investasi Annex Wealth Management.

Kongres menciptakan program subsidi manufaktur dan penelitian semikonduktor senilai 52,7 miliar dollar pada tahun 2022. Departemen Perdagangan di bawah Presiden Joe Biden tahun lalu meyakinkan kelima perusahaan semikonduktor terkemuka untuk menempatkan pabrik chip di AS sebagai bagian dari program tersebut.

Departemen itu mengatakan AS tahun lalu memproduksi sekitar 12 persen chip semikonduktor secara global, turun dari 40 persen pada tahun 1990.

Tarif chip apa pun kemungkinan akan menargetkan Tiongkok, yang masih merundingkan kesepakatan perdagangandengan Washington .

"Ada begitu banyak investasi serius di Amerika Serikat dalam produksi chip sehingga sebagian besar sektor tersebut akan dikecualikan," kata Martin Chorzempa, peneliti senior di Peterson Institute for International Economics.

Karena chip yang dibuat di Tiongkok tidak akan dikecualikan, chip yang dibuat oleh SMIC atau Huawei juga tidak akan dikecualikan, kata Chorzempa. Ia mencatat bahwa chip dari perusahaan-perusahaan ini yang memasuki pasar AS sebagian besar dimasukkan ke dalam perangkat yang dirakit di Tiongkok.

"Jika tarif ini diterapkan tanpa tarif komponen, mungkin tidak akan banyak bedanya," katanya.

Negara-negara pembuat chip Korea Selatan dan Jepang, serta Uni Eropa, telah mencapai kesepakatan perdagangan dengan AS, yang berpotensi memberi mereka keuntungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.