Gubernur DKI Jakarta Bahas Potensi Kerja Sama dengan Gubernur Sulawesi Tengah
📅 Kamis, 07 Agu 2025, 18:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah membuka peluang kerja sama lintas daerah dalam berbagai sektor strategis. Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (7/8).
Pertemuan tersebut menjadi ajang pertukaran gagasan antara dua kepala daerah mengenai pembangunan daerah berbasis kolaborasi. Pramono menyatakan pihaknya menyambut baik inisiatif kerja sama dari Sulawesi Tengah dan siap berbagi pengalaman dalam pengelolaan birokrasi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta pelayanan publik berbasis teknologi.
“Kedatangan beliau bertujuan untuk menjajaki kerja sama sekaligus mempelajari beberapa hal terkait birokrasi Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan saya juga menawarkan apakah Sulawesi Tengah bersedia mempelajari JAKI (aplikasi Jakarta Kini), karena di era saat ini JAKI menjadi salah satu aplikasi yang sangat dibutuhkan dalam pemerintahan di Jakarta,” kata Gubernur Pramono.
Menurut Pramono, JAKI merupakan aplikasi digital yang dikembangkan untuk mempermudah layanan publik di ibu kota. Ia menegaskan bahwa inovasi digital menjadi bagian penting dari transformasi pemerintahan modern dan terbuka untuk dibagikan kepada daerah lain.
Selain urusan teknologi dan birokrasi, Jakarta juga siap membangun sinergi dalam sektor pertanian dan perikanan dengan Sulawesi Tengah. Pramono menyebut kedua sektor ini memiliki potensi besar yang bisa dimanfaatkan bersama melalui mekanisme kerja sama antarpemerintah daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Gubernur Pramono dan jajaran Pemprov DKI Jakarta. Ia menjelaskan, kunjungannya ke Balai Kota bertujuan untuk menggali pengalaman Jakarta dalam memperkuat kelembagaan pemerintahan dan membangun sistem layanan publik yang efisien.
“Kami di Sulawesi Tengah mengatakan, jika Jakarta sudah mendunia, maka kami ingin menasionalkan diri. Karena itu, beberapa hal perlu kami kerja samakan dengan Pemprov DKI Jakarta, seperti yang sudah disebutkan Gubernur Pramono. Kami ingin meningkatkan kapasitas ASN dan banyak belajar dari Jakarta,” ujar Anwar.
Anwar mengungkapkan ketertarikannya pada pengembangan teknologi digital dalam pelayanan publik, terutama aplikasi JAKI. Ia menilai platform ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan bisa dijadikan contoh untuk pengembangan sistem serupa di Sulawesi Tengah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga membuka peluang kerja sama dalam sektor BUMD, khususnya bidang pangan yang menjadi salah satu prioritas di Sulawesi Tengah. Menurutnya, pertanian dan perikanan daerahnya memiliki potensi besar yang perlu dijembatani dengan pasar yang lebih luas, termasuk Jakarta.
“Selain itu, kami juga ingin menjalin kerja sama di bidang BUMD, khususnya sektor pangan, karena kami ingin mencari peluang pasar bagi potensi pertanian dan perikanan yang dimiliki Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Pertemuan antara kedua gubernur tersebut merupakan langkah awal menuju kolaborasi antardaerah yang saling menguntungkan. Dengan memperkuat kemitraan dalam birokrasi, layanan digital, dan sektor ekonomi, Jakarta dan Sulawesi Tengah berharap dapat menciptakan dampak pembangunan yang lebih luas dan merata.
Pemprov DKI Jakarta sendiri tengah mendorong pemanfaatan teknologi dalam berbagai lini pelayanan, termasuk pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan. Sementara itu, Sulawesi Tengah tengah berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah melalui kerja sama strategis.
Langkah ini menunjukkan pentingnya sinergi antarwilayah dalam menjawab tantangan pembangunan nasional. Kedua pemerintah daerah sepakat untuk terus membuka ruang komunikasi dan pertukaran informasi agar kerja sama tersebut dapat segera diwujudkan dalam bentuk nyata.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!