Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel: Jet Tempur KF-21 Dipastikan Layak untuk Operasi Tempur

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Korsel: Jet Tempur KF-21 Dipastikan Layak untuk Operasi Tempur

SEOUL - Pesawat tempur buatan Korea Selatan (Korsel), KF-21 Boramae, dinilai layak untuk operasi tempur setelah menjalani lebih dari 1.600 uji terbang dan verifikasi terhadap sekitar 13.000 kondisi pengujian.

Administrasi Program Akuisisi Pertahanan menyatakan bahwa hasil penilaian tersebut menunjukkan KF-21 telah memenuhi kemampuan operasional (ROC) Angkatan Udara dan mampu menjalankan misi dalam lingkungan pertempuran nyata.

Pengembangan sistem KF-21 dimulai pada tahun 2015, diikuti dengan evaluasi uji coba pada tahun 2021. Hingga tahun 2026, ketahanan serta integritas struktural pesawat ini terus diverifikasi melalui berbagai uji darat.

“Dengan keputusan ini, proyek pengembangan sistem akan berakhir pada Juni mendatang. Unit produksi massal pertama yang diluncurkan pada Maret lalu dijadwalkan akan diserahkan kepada Angkatan Udara Korsel pada paruh kedua tahun ini,” lapor kantor berita KBS, Kamis (7/5).

Setelah itu, pesawat akan ditempatkan secara bertahap untuk operasi tempur nyata dan juga akan dilengkapi dengan kemampuan persenjataan udara ke darat.

Administrasi Program Akuisisi Pertahanan berencana menyerahkan 40 unit produksi awal hingga tahun 2028, kemudian memproduksi tambahan 80 unit hingga tahun 2032, sehingga total 120 unit akan dipasok kepada Angkatan Udara Korsel.

Namun, muncul kekhawatiran bahwa jadwal pengerahan kekuatan dapat tertunda akibat tekanan terhadap anggaran pertahanan, sehingga saat ini masih dilakukan koordinasi dengan Angkatan Udara.

Kepala Program Pesawat Tempur Korea di Administrasi Program Akuisisi Pertahanan, Noh Ji-man, menegaskan bahwa pencapaian KF-21 merupakan keberhasilan Korsel dalam memperoleh kemampuan pengembangan pesawat tempur secara mandiri dan pihaknya tetap berupaya untuk meningkatkan pengerahan operasional Angkatan Udara Korsel. KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
KKP Bangun 5 Kampung Nelaya...
Daerah
Wajah Kota Medan Bakal Beru...

Paus Leo XIV Desak Eropa Bersatu

35 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Eropa Be...

Serangan Russia Meningkat, Delapan Orang Tewas

44 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Serangan Russia Meningkat, ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.