Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Guru Besar Tekankan Aceh Harus Wujudkan Kemandirian

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Langkah ini bisa menghilangkan ketergantungan pada dana otsus. Apalagi, sesuai UU Pemerintahan Aceh, Aceh bisa mendapatkan 70 persen hasil migas di bawah 12 mil laut dan 30 persen di atas 12 mil nya," katanya.

Prof Mukhlis menyampaikan, agar kemandirian ekonomi tercipta, maka perlu adanya peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran untuk mengurangi korupsi dan inefisiensi.

Selain perlu meningkatkan iklim investasi yang kondusif dengan memperbaiki berbagai regulasi serta mengurangi ketidakpastian hukum di Aceh, serta, penguatan kerja sama regional guna meningkatkan perekonomian dan keamanan daerah.

Prof Mukhlis juga menambahkan, 20 tahun perdamaian Aceh ini juga menjadi momentum penting mengevaluasi kemajuan dan menjawab tantangan untuk masa depan Aceh yang lebih baik.

"20 tahun perdamaian Aceh merupakan kesempatan untuk memikirkan peluang-peluang baru yang prospektif untuk masa depan Aceh lebih baik dari sekarang," demikian Prof Mukhlis Yunus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PBB Peringatkan Dampak Luas Krisis Energi Kuba

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.