Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aglomerasi 3 wilayah PSEL Serang Raya siap dibangun tahun ini

📅 Senin, 27 Jul 2026, 16:21 WIB | Oleh:
Aglomerasi 3 wilayah PSEL Serang Raya siap dibangun tahun ini Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Keadaan di TPSA Cilowong Kota Serang, Banten.

SERANG -- Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) untuk aglomerasi wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon, ini dipastikan mulai dibangun pada Desember 2026 menyusul telah selesainya proses lelang pihak ketiga.

Deputi III Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan Nani Hendiarti melalui keterangannya di Serang, Senin, menjelaskan proyek yang tengah diproses oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) ini sudah memasuki tahap batch 2 dan telah memiliki pemenang lelang. Saat ini pihaknya sedang memastikan kesiapan lahan di TPSA Cilowong.

”Pembangunan dilaksanakan sekitar Desember 2026. Tapi ada proses pematangan lahan, termasuk cut and fill yang harus disiapkan oleh tiga pemerintah daerah tadi. Target selesainya maksimum dua tahun, jadi akhir 2028 atau lebih cepat,” ucap Nani.

Berdasarkan hasil pengecekan lokasi, kata dia, lahan TPSA Cilowong dinilai sudah siap dan sesuai. Ia juga menyebut Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan terus mendorong percepatan proyek infrastruktur ini.

Sementara itu Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mendukung penuh berdirinya PSEL Cilowong sebagai solusi konkrit menuntaskan masalah kedaruratan sampah.

”Tentu karena ini adalah aglomerasi Serang Raya, prinsipnya kami mendukung penuh. Ini dalam rangka pelayanan persampahan agar tidak ada penumpukan lagi, mengingat wilayah kabupaten/kota saat ini masih darurat sampah,” kata Bupati yang akrab disapa Zakiyah tersebut.

Lebih lanjut Zakiyah menjelaskan saat PSEL beroperasi penuh, Kabupaten Serang diwajibkan menyetor 400 ton sampah per hari dari total 1.100 ton produksi sampah harian yang dihasilkan daerahnya.

Ia mengapresiasi Menko Bidang Pangan Zukilfli Hasan, jajaran Deputi Kemenko, dan pihak Danantara, yang terus mengawal realisasi proyek strategis tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Nasional
Jambore Onthel Nasional 202...
Megapolitan
Ajang Kejuaraan Inline Free...
Daerah
Distribusi BBM di Lumajang ...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.