Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Minta SPBU Lebih Prioritaskan Pengisian BBM bagi Kendaraan

📅 Kamis, 14 Mei 2026, 05:50 WIB | Oleh:
Pertamina Minta SPBU Lebih Prioritaskan Pengisian BBM bagi Kendaraan Doc: antara foto
Ket. SPBU di Kupang, NTT

KUPANG - PT Pertamina Patra Niaga Jawa Timur Bali Nusa Tenggara (Jatimbalinus) kembali mengingatkan kepada seluruh stasiun pengisian bahan bakar minyak umum (SPBU) di Rote Ndao, NTT, agar memprioritaskan pengisian BBM bagi konsumen yang membawa kendaraan.

“Hal ini untuk meminimalisasi pengisian kepada konsumen nonkendaraan guna mengantisipasi praktik pengecer maupun penimbunan,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi saat dihubungi dari Kupang, Rabu (13/5).

Hal itu disampaikannya menyusul pada Rabu, beredar isu keluhan masyarakat Kabupaten Rote Ndao kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertamax dan Pertalite.

Warga menduga distribusi BBM tidak berjalan normal karena adanya praktik penjualan BBM ke pengecer oleh salah satu pengelola SPBU Rote Ndao, yakni SPBU Sanggaoen.

Pengelola SPBU Sanggaoen diduga lebih mengutamakan penjualan BBM jenis Pertamax ke luar SPBU melalui pengisian ke sejumlah drum yang diangkut menggunakan truk dan mobil pikap, dibanding melayani kebutuhan masyarakat secara langsung.

Ahad menjelaskan, terkait pembelian Pertamax menggunakan drum oleh masyarakat di Rote Ndao, pihaknya telah melakukan pengecekan di lapangan.

Menurut dia, pembelian dalam jumlah tertentu menggunakan drum memang dilakukan oleh sejumlah kendaraan, seperti truk dan mobil pikap, untuk memenuhi kebutuhan BBM di kampung atau desa yang berjarak jauh dari SPBU.

“Pembelian tersebut umumnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan BBM selama beberapa hari di wilayah yang aksesnya cukup jauh dari SPBU,” katanya.

Namun dia berharap agar SPBU lebih memprioritaskan kendaraan.

Sebab, menurut dia, dengan langkah antisipasi dan mitigasi itu diharapkan pasokan dan distribusi BBM di Rote Ndao tetap berjalan lancar,

Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM tetap mencukupi kebutuhan masyarakat dan penyaluran BBM subsidi dilakukan sesuai peruntukan serta ketentuan pemerintah.

“Pertamina tidak menoleransi lembaga penyalur yang melanggar aturan atau melakukan kecurangan dalam pelayanan kepada konsumen. Jika ditemukan pelanggaran, akan diberikan sanksi hingga pemutusan hubungan usaha (PHU)," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.