Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

NTB Diuntungkan Gelombang Rossby karena Membawa Hujan

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 05:41 WIB | Oleh:
NTB Diuntungkan Gelombang Rossby karena Membawa Hujan Doc: ist
Ket. ntb bakal hujan

MATARAM – Apa itu gelombang Rossby yang bakal menyambangi Kawasan NTB? Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan fenomena atmosfer Gelombang Rossby Ekuatorial berpeluang menimbulkan hujan ringan di sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 11 Juni 2026.

Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Ari Wibianto mengatakan fenomena itu mendukung pembentukan awan hujan meski saat ini kondisi musim kemarau.

"Besok ada potensi hujan yang disebabkan Gelombang Rossby Ekuatorial. Kami memperkirakan intensitas hujan ringan dan durasi terjadi dari siang menjelang sore hari," ujarnya saat dihubungi di Mataram, Rabu.

Gelombang Rossby Ekuatorial merupakan gangguan atmosfer yang bergerak di sekitar wilayah khatulistiwa akibat efek rota Bumi dan dapat meningkatkan pembentukan awan konvektif penyebab hujan.

Ketika fenomena itu aktif, maka peluang terjadinya hujan cenderung meningkat meski suatu daerah sedang memasuki periode kemarau.

Ari menuturkan meski prakiraan hujan hanya kategori ringan, namun hujan yang terjadi secara merata tersebut bisa menjadi tambahan pasokan air bagi masyarakat yang mulai merasakan dampak berkurangnya curah hujan akibat musim kemarau.

Berdasarkan hasil monitoring hari tanpa hujan berturut-turut yang dilakukan BMKG, Nusa Tenggara Barat saat ini berada dalam kategori menengah hingga panjang. Hari tanpa hujan paling panjang tercatat selama 40 hari di Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima.

Pada dasarian I Juni 2026 atau periode 1-10 Juni, Nusa Tenggara Barat memiliki curah hujan kategori rendah antara 0 sampai 10 milimeter per dasarian dengan sifat hujan mayoritas kategori bawah normal.

Analisa BMKG memperkirakan musim kemarau tahun ini memiliki karakter yang lebih kering dan berdurasi lebih panjang ketimbang kondisi normal. Sedangkan, puncak kemarau diprediksi terjadi pada Juli hingga Agustus mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PROFIL BINTANG

Memphis Depay

32 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Memphis Depay

Jejaring Global Terus Ditingkatkan Pemkot Makassar

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Jejaring Global Terus Ditin...
Daerah
Kemarau Mulai Berdampak pad...
Olahraga
PSIM Yogyakarta Lepas Penye...
Nasional
Daya Beli Rakyat Terus Dipe...
Olahraga
Pelatih Mario Lemos Diperta...
Daerah
NTB Diuntungkan Gelombang R...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pembukaan Piala Dunia Bakal Spektakuler dari Tiga Stadion, Meksiko Siap Gulung Afrika Selatan

Pembukaan Piala Dunia Bakal Spektakuler dari Tiga Stadion, Meksiko Siap Gulung Afrika Selatan

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.