Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ilmuwan Tiongkok Ungkap Wawasan Baru Biocrust Lahan Kering

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 13:47 WIB | Oleh:
Ilmuwan Tiongkok Ungkap Wawasan Baru Biocrust Lahan Kering Doc: Istimewa
Ket. Gurun Shapotou yang terletak di Daerah Otonom Etnis Hui Ningxia, Tiongkok barat laut.

LANZHOU (ANTARA) - Tim ilmuwan Tiongkok baru-baru ini berhasil mengungkap pola distribusi biocrust lahan kering, yang kerap dideskripsikan sebagai "kulit" tanah atau "karpet" yang menstabilkan pasir, demikian disampaikan Northwest Institute of Eco-Environment and Resources (NIEER), Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (Chinese Academy of Sciences/CAS).

Penelitian itu memberikan wawasan baru tentang biocrust lahan kering, sekaligus membuka jalan bagi penerapannya dalam upaya pengendalian desertifikasi dan restorasi ekologis, ujar Li Xinrong, seorang peneliti dari NIEER yang memimpin penelitian tersebut.

Penelitian tersebut dilakukan bersama oleh para peneliti dari NIEER dan Institute of Geographic Sciences and Natural Resources Research, yang keduanya berada di bawah naungan CAS.

Biocrust terdiri dari tumbuhan nonvaskular dan fotoautotrof, seperti lumut kerak (lichen), lumut daun (moss), dan cyanobacteria serta berbagai mikroorganisme heterotrof. Tumbuhan-tumbuhan tersebut membentuk lapisan penutup utama permukaan tanah di lahan kering serta memainkan peran penting dalam proses ekologis, hidrologis, dan tanah, dan dalam siklus biogeokimia pada lahan kering di seluruh dunia.

"Secara khusus, tumbuhan-tumbuhan tersebut juga dapat mempersulit spesies asing yang invasif, sehingga mengurangi peluang spesies tersebut untuk menetap serta secara efektif melindungi ekosistem lahan kering dan gurun yang asli," kata Li.

Ia mengungkapkan biocrust memiliki morfologi dan riwayat hidup yang berbeda dibandingkan dengan komunitas tumbuhan vaskular.

"Penelitian kami secara teoretis menjelaskan pola distribusi biocrust di lahan kering," kata Li.

Tim ilmuwan tersebut menggunakan metode penelitian yang menggabungkan pemodelan komputasi dengan investigasi lapangan. Mereka menerapkan model automaton seluler probabilistik (probabilistic cellular automaton), yang menyimulasikan perubahan dinamis dari patch lumut daun dan lumut kerak.

Para peneliti melakukan observasi lapangan terhadap biocrust di berbagai tahap suksesi di Stasiun Penelitian dan Eksperimen Gurun Shapotou yang terletak di Daerah Otonom Etnis Hui Ningxia, Tiongkok barat laut.

Mereka mencatat tingkat cakupan, komposisi, dan distribusi ukuran patch pada biocrust dengan memasang transek garis (line transect) di zona-zona vegetasi penahan pasir buatan pada tahap suksesi yang berbeda-beda.

"Hasil penelitian kami memberikan bukti empiris bahwa biocrust berperan sebagai perekayasa ekosistem yang membentuk pola spasial yang terorganisasi secara mandiri," sebut Li.

Hasil penelitian menunjukkan kemampuan komunitas biocrust untuk mengorganisasi diri secara mandiri guna membentuk pola spasial yang khas, yang memiliki implikasi terhadap fungsi ekosistem dan ketahanan ekosistem lahan kering.

"Penelitian ini memberikan perspektif baru dalam memahami peran ekologis biocrust pada berbagai tahapan suksesi," ujarnya.

Berdasarkan penelitian berkelanjutan mereka tentang biocrust lahan kering, Li bersama timnya sedang mengeksplorasi upaya-upaya lain seperti budi daya biocrust buatan, untuk mencegah dan mengendalikan pergerakan pasir. Kombinasi biocrust buatan dengan penghalang pasir mekanis seperti kisi-kisi rumput, dapat membentuk lapisan penahan pasir yang stabil dan efektif.

"Metode baru ini memberikan stabilitas yang lebih tinggi, efisiensi penahan pasir yang lebih baik, serta implementasi yang lebih mudah. Ke depannya, kami akan terus memperdalam penelitian kami mengenai biocrust lahan kering dan menyediakan solusi yang lebih praktis untuk upaya global melawan desertifikasi," tutur Li. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.