Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 16:34 WIB | Oleh:
Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa Doc: ANTARA/HO-Humas Manggala Agni Balai Dalkarhut Wila
Ket. Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Bangka

PANGKALPINANG -- Pasukan Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi sejak Sabtu (22/8) di 17 desa/kelurahan, sebagai dampak fenomena El Nino yang memicu kemarau ekstrem di daerah itu.

"Hingga hari ini tim gabungan masih berjibaku memadamkan karhutla di 17 desa dan kelurahan di tiga provinsi," kata Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan kejadian karhutla di 17 desa dan kelurahan pada Sabtu (22/8) yang belum berhasil dipadamkan hingga Minggu (23/8) pukul 09.00 WIB yaitu Desa Suka Maju, Pemulutan Ilir, Pangkalan Lampam, Tulung Selapan Ilir, Kota Bui, dan Desa Teluk Limau Provinsi Sumatera Selatan.

Selanjutnya, Kelurahan Kemurutan, Sungai Guntung, Rendang Seko, Pagaruyuang, Rimbo Panjang, Pangkalan Baru, dan Tembesi di Provinsi Riau, serta Desa Pemayungan, Muntialo, Lubuk Kepayang, dan Desa Ladang Peris di Provinsi Jambi.

"Alhamdulillah, seluruh kejadian karhutla yang terjadi di desa dan kelurahan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil dipadamkan," katanya.

Ia menyatakan kebakaran hutan dan lahan yang berhasil dipadamkan Manggala Agni pada Sabtu (22/8) di Sumatera Selatan terdapat di Desa Muara Lawai, Sukajadi, Muara Medak dan Kelurahan Banyu Lencir. Karhutla yang berhasil dipadamkan di Provinsi Jambi terdapat di Kelurahan Teratai, Desa Ampelu Mudo, Bukit Tempurung, Kerang Mendapo dan Desa Jebak.

"Saat ini pasukan Manggala Agni bersama pemerintah daerah, Polri, TNI dan masyarakat masih berjibaku memadamkan karhutla di 17 desa dan kelurahan ini dan diharapkan api dapat segera dikendalikan," katanya.

Menurut dia kondisi kemarau ekstrem dampak fenomena el nino saat ini rawan terjadi karhutla, sehingga masyarakat diimbau tidak membuka lahan atau kebun dengan membakar area.

"Kami mengimbau masyarakat tidak membakar lahan, kalau bisa jangan membakar sampah di tempat-tempat rawan dan meninggalkan api yang masih menyala," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Wisata
Kemenpar: Penutupan Bromo t...
Luar Negeri
Uni Eropa Buka Peluang Kana...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.