Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 16:30 WIB | Oleh:
Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi Doc: ANTARA/HO-Polda Banten
Ket. Sejumlah barang bukti diamankan pihak kepolisian di Polda Banten, Kota Serang, Banten.

serang -- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten menangkap tiga anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor roda empat jenis pikap yang beraksi di 14 lokasi.

Direktur Reskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan di Serang, Minggu, mengatakan ketiga tersangka memiliki peran berbeda, yakni RM (25) sebagai joki, DP (43) sebagai eksekutor, dan AS (41) sebagai penadah.

"Dalam pengungkapan ini, hasil pemeriksaan awal mengungkap adanya 14 lokasi pencurian kendaraan roda empat jenis pick up di wilayah hukum Polda Banten," kata Dian.

Ia menjelaskan kasus tersebut terungkap setelah terjadi pencurian pada Jumat (21/8) sekitar pukul 02.00 WIB di Kampung Cigelam, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.

Tim Unit Resmob Subdit Jatanras kemudian bergerak dan menangkap RM serta DP pada pukul 04.24 WIB di Pintu Tol Tomang, Jakarta Barat.

Berdasarkan hasil pengembangan, polisi memburu tersangka lain yang berperan sebagai penadah. AS kemudian ditangkap pada Sabtu (22/8) pagi di Pemalang, Jawa Tengah.

Hasil pemeriksaan menunjukkan para tersangka mengaku telah beraksi di 14 lokasi, antara lain Ciwandan, Citangkil, Anyer, Bojonegara, Gunungsari, Ciruas, Sewor, Unyur, Petir, Curug, Kemang, Cigelam, Rangkasbitung, dan Baros.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni satu kunci leter T, dua kunci kontak, dua telepon seluler, serta tiga unit mobil Suzuki Carry 1.5 pikap hasil curian.

Dian mengatakan penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain dan mencari kendaraan hasil curian yang belum ditemukan.

Polda Banten juga berkoordinasi dengan polres dan polsek terkait laporan pencurian kendaraan yang diduga berkaitan dengan sindikat tersebut.

"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan yang diparkir, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Nepal Bakal Larang Pendaki ...
Luar Negeri
Brasil dan AS Bakal Kembali...
Advertisement
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.