Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal
📅 Minggu, 23 Agu 2026, 16:20 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong pengembangan ekosistem musik sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi ibu kota sebagai kota global. Langkah tersebut salah satunya diwujudkan melalui Jakarta Beat Society 2026 yang mempertemukan musisi, komunitas, pelaku industri, dan masyarakat di Live House, M Bloc, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan Jakarta memiliki potensi besar dalam industri musik karena tidak hanya menjadi tempat lahirnya banyak musisi berbakat. Menurutnya, Jakarta juga memiliki pasar musik yang kuat dengan jumlah audiens besar serta apresiasi publik terhadap karya kreatif yang terus berkembang.
"Jakarta bukan sekadar kota yang menghasilkan musisi-musisi berbakat, melainkan juga pasar musik yang dinamis dengan audiens yang antusias serta apresiasi publik yang kuat terhadap karya kreatif," ujar Rano saat membuka Jakarta Beat Society 2026.
Kegiatan Jakarta Beat Society 2026 menjadi ruang pertemuan bagi berbagai elemen dalam ekosistem musik, mulai dari musisi, komunitas, pelaku industri hingga masyarakat. Melalui pertunjukan, kolaborasi, dan interaksi antarpelaku, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan sekaligus membuka kesempatan baru bagi talenta musik lokal.
"Jakarta Beat Society menjadi wadah yang mempertemukan musisi, komunitas, pelaku industri, dan masyarakat dalam satu ekosistem kreatif. Kolaborasi seperti ini penting untuk membuka lebih banyak peluang bagi talenta lokal dan memperkuat posisi Jakarta sebagai kota kreatif," kata Rano.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Rano, besarnya potensi pasar musik Jakarta juga terlihat dari tingginya ketertarikan musisi internasional untuk menggelar pertunjukan di kota tersebut. Kehadiran sejumlah nama besar seperti Coldplay, Bruno Mars, dan BTS dinilai menjadi gambaran bahwa Jakarta memiliki daya tarik yang kuat dalam industri musik regional hingga global.
Kondisi tersebut menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan untuk memperkuat posisi musisi dan pelaku industri musik lokal. Pemerintah daerah pun dinilai perlu terus menciptakan ruang pertemuan dan kolaborasi agar talenta dari Jakarta maupun daerah lain dapat terhubung dengan jaringan industri yang lebih luas.
Pemprov DKI Jakarta juga menyatakan komitmennya untuk memperluas ruang bagi komunitas serta pelaku industri kreatif melalui berbagai kegiatan seni, budaya, musik, dan perfilman. Pengembangan sektor kreatif tidak hanya bertujuan memberikan ruang ekspresi bagi para pelaku seni, tetapi juga diharapkan mampu menghasilkan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap berkomitmen untuk memperkuat ekosistem seni dan budaya dengan menciptakan peluang serta ruang bagi komunitas kreatif untuk terus berkembang. Hal ini dilakukan di berbagai sektor kreatif, termasuk musik dan perfilman," ungkap Rano.
Upaya penguatan ekosistem kreatif tersebut juga dilakukan di sektor perfilman melalui Jakarta Film Commission. Lembaga tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap pembuat film sekaligus bagian dari upaya memperkuat industri audiovisual di Jakarta.
Rano menilai pengembangan industri kreatif membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar hasil yang dicapai dapat lebih maksimal. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, komunitas, dan praktisi kreatif akan terus didorong untuk menciptakan ekosistem yang mampu bersaing di tingkat regional maupun internasional.
Keberadaan ruang kreatif seperti Jakarta Beat Society juga diharapkan dapat mempertemukan talenta lokal dengan berbagai peluang baru di industri musik. Dengan jaringan yang semakin luas, musisi Indonesia memiliki kesempatan lebih besar untuk memperkenalkan karya mereka kepada audiens yang lebih beragam.
"Bersama-sama, kita dapat membangun ekosistem musik yang inklusif, inovatif, dan kompetitif, sekaligus menciptakan lebih banyak peluang bagi talenta lokal untuk menampilkan musik Indonesia di kancah dunia," tandas Rano.
Penguatan ekosistem musik tersebut menjadi bagian dari strategi Pemprov DKI Jakarta dalam mengembangkan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat identitas Jakarta sebagai kota yang terbuka terhadap kreativitas. Kolaborasi yang konsisten antara pemerintah dan para pelaku industri diharapkan dapat membuat Jakarta semakin menarik bagi talenta lokal, investor, penyelenggara acara, hingga pelaku industri kreatif internasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!