Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lahan 5 Hektar Disediakan untuk Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Listrik

📅 Senin, 04 Agu 2025, 23:55 WIB | Oleh:
Lahan 5 Hektar Disediakan untuk Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Listrik Doc: Antara
Ket. Wakil Bupati Serang, Najib Hamas (kiri) di Serang, Banten, Senin (4/8/2025).

Serang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, menyiapkan lahan seluas lima hektare di Desa Luwuk Kecamatan Mancak untuk pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dibangun pada tahun 2026.

Wakil Bupati Serang Najib Hamas di Serang, Senin, mengatakan bahwa PSEL merupakan program dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang bertujuan untuk mengatasi darurat sampah sekaligus memanfaatkannya menjadi sumber energi terbarukan.

"Program PSEL ini dibangun di 33 kabupaten/kota se-Indonesia, dan alhamdulillah Kabupaten Serang menjadi salah satu daerah yang mendapatkan program tersebut," ujarnya.

Najib menjelaskan pembangunan fasilitas PSEL akan dilakukan oleh KLH. Namun, Pemkab Serang memiliki kewajiban untuk menyiapkan lahan dan sarana prasarana pendukungnya.

"Kita harus siapkan lahan lima hektare. Saat ini kita sedang proses tukar guling (ruilslag) dengan PT KSI di Desa Luwuk. Selain itu, dibutuhkan juga 160 kendaraan operasional untuk mengangkut sampah," rinci nya.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang telah ditugaskan untuk terus berkoordinasi dengan KLH serta melengkapi persyaratan administrasi yang kini dalam tahap verifikasi.

"Nanti dari KLH melakukan survei lapangan. Kalau sesuai, kita mendapat bantuan berupa bangunan, mesin dan instalasi pengolahan sampahnya," tambah Najib.

Proses identifikasi lokasi saat ini sedang berjalan dengan mempertimbangkan kriteria dari KLH, seperti akses lalu lintas yang memadai, kondisi jalan yang baik, serta penerimaan dari masyarakat sekitar.

"Kalau proses verifikasi dan pemilihan lokasi berjalan lancar, pembangunan fasilitas PSEL di Kabupaten Serang direncanakan akan dimulai pada 2026," jelasnya.

Najib pun meminta dukungan dari masyarakat agar dapat menerima program pemerintah ini sebagai niat baik untuk menuntaskan masalah sampah yang sudah sangat mendesak di Kabupaten Serang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

20 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

43 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.