Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Kolaborasi Regional, Kemenhub Lakukan Pertukaran Data Keselamatan Penerbangan

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 13:35 WIB | Oleh:
Dorong Kolaborasi Regional, Kemenhub Lakukan Pertukaran Data Keselamatan Penerbangan Doc: Dok. Istimewa

DENPASAR – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyelenggarakan 5th In-Person Meeting on Regional Data Sharing Initiative pada Senin (20/4) di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Bali.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut komitmen bersama melalui Memorandum of Understanding (MoU) Regional Aviation Safety Data and Information Sharing Initiative yang disepakati pada tahun 2024, sekaligus memperkuat harmonisasi proses dan standardisasi data keselamatan antarnegara.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan negara-negara di kawasan dalam mengimplementasikan pertukaran data keselamatan guna memperkuat pengawasan berbasis data (data-driven safety oversight) di kawasan Asia Pasifik.

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dengan partisipasi langsung dan daring dari para pemangku kepentingan penerbangan. Pertemuan dibuka oleh Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Sokhib Al Rokhman, yang menegaskan pentingnya kolaborasi regional dalam meningkatkan keselamatan penerbangan.

“Seiring perkembangan industri penerbangan, data menjadi instrumen penting dalam mendukung pengawasan yang efektif. Melalui inisiatif ini, kita mengambil langkah konkret menuju pendekatan keselamatan yang lebih terkoordinasi dan berbasis data,” ujar Sokhib dalam ketarangan tertulisnya, kemarin.

Pertemuan ini dihadiri perwakilan regulator penerbangan lima negara ASEAN, yakni Indonesia sebagai tuan rumah, Singapura, Thailand, Malaysia, dan Filipina. Turut hadir pula International Air Transport Association (IATA) dan European Union Aviation Safety Agency (EASA).

Sokhib, yang didampingi Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali dan Ketua Kantor Pelaksana State Safety Programme Indonesia, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antarnegara dalam pengumpulan dan pertukaran data keselamatan, termasuk pengembangan dashboard yang menampilkan tren keselamatan regional dan global.

“Kolaborasi ini menunjukkan apa yang dapat kita capai ketika bekerja bersama. Upaya kolektif dalam pengelolaan dan analisis data telah menghasilkan wawasan bermakna untuk mendukung peningkatan keselamatan penerbangan,” lanjutnya.

Pertemuan membahas berbagai isu strategis keselamatan penerbangan yang termuat dalam laporan wajib (Mandatory Occurrence Report/MOR), termasuk analisis kejadian Ground Proximity Warning System (GPWS), pertukaran metodologi pemantauan Safety Performance Indicators (SPI), serta pengembangan dashboard analisis data keselamatan.

“Kami juga menyambut baik semakin luasnya partisipasi dalam inisiatif ini, yang memperkaya perspektif serta memperkuat kapasitas kolektif dalam meningkatkan keselamatan penerbangan,” ujar Sokhib.

Melalui penyelenggaraan pertemuan ini, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi regional dan membangun sistem keselamatan penerbangan yang lebih kuat, terintegrasi, dan proaktif.

“Pertemuan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga kesempatan untuk saling belajar dan merumuskan langkah konkret ke depan dalam meningkatkan keselamatan penerbangan,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antarnegara dan pemangku kepentingan, serta mendukung terciptanya sistem keselamatan penerbangan yang berkelanjutan di tingkat regional maupun global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Kemendag Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemendag Dorong UMKM Tembus...

Kemehut Perkuat Integritas Pasar Karbon Indonesia

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemehut Perkuat Integritas ...
Ekonomi
Bulog Bantah Beras Jadi Pen...
Advertisement
Desil 1 Otomatis Diterima Kerja di Jobfair Karawang

Desil 1 Otomatis Diterima Kerja di Jobfair Karawang

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.