Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dituding Tak Manusiawi, Militer Thailand Undang PBB dan ICRC Periksa Tentara Kamboja yang Ditahan

📅 Sabtu, 02 Agu 2025, 14:40 WIB | Oleh:
Dituding Tak Manusiawi, Militer Thailand Undang PBB dan ICRC Periksa Tentara Kamboja yang Ditahan Doc: ST/EPA
Ket. Juru bicara Angkatan Darat Thailand Winthai Suvaree pada 2 Agustus membantah klaim Kamboja tentang perlakuan tidak manusiawi terhadap tentaranya yang ditangkap sebagai “tuduhan yang menyimpang”.

JAKARTA - Angkatan Darat Kerajaan Thailand mengundang badan-badan internasional, seperti Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) dan Komite Palang Merah Internasional (ICRC), untuk memeriksa tentara Kamboja yang saat ini ditahan di tahanan Thailand.

Menurut laporan Straits Times, langkah ini diambil sebagai tanggapan atas tuduhan Kamboja bahwa Thailand memperlakukan tentaranya yang ditangkap dengan tidak manusiawi sebelum pemulangan mereka menyusul perjanjian gencatan senjata baru-baru ini.

Mayor Jenderal Winthai Suvaree, juru bicara Angkatan Darat Thailand, Sabtu (2/8), menolak klaim Kamboja tersebut sebagai “tuduhan yang menyimpang”.

Ia menjelaskan, meskipun gencatan senjata telah diberlakukan secara tiba-tiba, konflik bersenjata belum benar-benar berakhir. Oleh karena itu, berdasarkan hukum internasional, proses penahanan sementara oleh militer tetap diperbolehkan berdasarkan Konvensi Jenewa.

“Tentara Kerajaan Thailand memiliki rencana dan sepenuhnya siap untuk mengundang organisasi internasional seperti ICRC untuk memantau kesejahteraan tawanan perang yang ditahan,” kata Mayor Jenderal Winthai.

Ia menegaskan, prosedur Thailand “sepenuhnya berada dalam kerangka” Konvensi Jenewa.

Undangan tersebut, kata dia, merupakan langkah proaktif yang didorong oleh pemahaman bahwa Kamboja mungkin mencoba “mendistorsi isu ini untuk merusak kredibilitas militer Thailand”.

Oleh karena itu, perwakilan dari UNHCR dan ICRC dipersilakan untuk melakukan inspeksi melalui jalur hukum internasional yang telah ditetapkan.

Pihak Thailand, tegasnya, berkomitmen untuk menjalankan semua operasinya secara ketat sesuai aturan internasional. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Saham SpaceX Meroket, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Saham SpaceX Meroket, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia

13 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.