Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Sleman Sebut Maswira Jaya Tumbuhkan Ekosistem Kewirausahaan Lokal

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 06:50 WIB | Oleh:
Pemkab Sleman Sebut Maswira Jaya Tumbuhkan Ekosistem Kewirausahaan Lokal Doc: antara foto
Ket. Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa

SLEMAN - Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyebut bahwa Organisasi Masyarakat Wirausaha (Maswira) Jaya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama ini banyak berperan dalam mendorong tumbuhnya ekosistem kewirausahaan lokal.

"Maswira Jaya bukan sekadar organisasi pelaku UMKM, melainkan bagian dari gerakan nasional OK OCE yang telah membuktikan mampu menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi kerakyatan," kata Danang Maharsa pada Gebyar Milad ke-6 Maswira Jaya di Pendopo Parasamya Sleman, Rabu (30/7).

Acara yang mengusung tema "Langkah Menuju Kemandirian dan Kekuatan UMKM" ini jugadihadiri anggota DPD RI DIY Ahmad Syauqi Soeratno dan Pembina Maswira Jaya DIY BRAy Iriani Pramastuti.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Sleman mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi mendukung misi Maswira Jaya DIY untuk kemandirian ekonomi masyarakat.

Danang juga menyoroti pentingnya cinta terhadap produk lokal sekaligus menyatakan bahwa produk UMKM bukan hanya komoditas, tapi juga karya, identitas, dan semangat warga yang perlu didukung bersama.

"Saya mengapresiasi komitmen Maswira Jaya yang konsisten mengusung slogan 'Bela Beli Produk UMKM', slogan ini bukan hanya ajakan, melainkan sebuah gerakan moral dan ekonomi yang strategis," katanya.

Menurut dia, dengan membela pelaku UMKM lokal dan membeli produk-produk mereka, maka kita turut serta menjaga keberlangsungan ekonomi kerakyatan, menciptakan lapangan kerja, serta menggerakkan roda perekonomian dari bawah.

Pembina Maswira Jaya DIY BRAy Iriani Pramastuti menggaris bawahi pentingnya perhatian yang lebih besar terhadap sektor UMKM, meskipun jumlah pelaku usahanya terus meningkat.

"Sekarang ada sekitar 340.000 pelaku UMKM di Yogyakarta dan 110.000 di Kabupaten Sleman, naik dari 89.000 pada tahun sebelumnya. Ini artinya kegiatan perekonomian salah satunya ditopang oleh UMKM," katanya.

Ia menekankan perlunya kolaborasi antarpihak agar UMKM bisa naik kelas dan tidak lagi terhambat oleh keterbatasan modal maupun akses pasar.

"Tanpa kolaborasi dan sinergi yang harmonis, UMKM tentu saja tidak bisa berkembang dengan baik," katanya.

Iriani berharap agar instansi pemerintah dan para pemangku kepentingan dapat membimbing dan membina pelaku UMKM secara berkelanjutan.

Milad ke 6 Maswira Jaya DIY dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari fashion show, lomba masak olahan pisang, pemeriksaan kesehatan, konsultasi bisnis, hingga bazar produk UMKM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
CKG Kota Tangerang Deteksi ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Peran P...
Rona
Estafet Tunas Kelapa Kwarda...

Pemkot Bogor Segera Tata PKL di Taman Heulang

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata PK...

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Wisatawan Taiwan Coba Ditar...
Olahraga
Pukulan Telak Jelang Asian ...
Megapolitan
Disnaker: Balai Latihan Ker...
Daerah
Ekonomi Papua Sangat Bergan...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.