Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tanam Investasi $550 Miliar, Trump Teken Kesepakatan Dagang Besar-besaran dengan Jepang

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 12:27 WIB | Oleh:
Tanam Investasi $550 Miliar, Trump Teken Kesepakatan Dagang Besar-besaran dengan Jepang Doc: Istimewa
Ket. Presiden Donald Trump berjabat tangan dengan Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba di Gedung Putih, baru-baru ini.

WASHINGTON DC - Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Selasa (22/7) bahwa pemerintahannya telah menyelesaikan perjanjian perdagangan besar-besaran dengan Jepang, dua minggu setelah mengancam sekutu Amerika Serikat tersebut dengan tarif sebesar 25 persen.

"Kami baru saja menyelesaikan kesepakatan besar dengan Jepang, mungkin kesepakatan terbesar yang pernah ada. Jepang akan berinvestasi, atas arahan saya, sebesar 550 miliar dolar ke Amerika Serikat, yang akan menerima 90 persen dari keuntungannya," tulis Trump, 79 tahun, di Truth Social.

"Mungkin yang paling penting, Jepang akan membuka negaranya untuk perdagangan, termasuk mobil dan truk, beras dan beberapa produk pertanian lainnya, serta barang-barang lainnya. Jepang akan membayar tarif timbal balik sebesar 15 persen kepada Amerika Serikat."

Dikutip dari New York Post, pada tanggal 7 Juli, Trump mengatakan kepada Perdana Menteri Jepang  Ishiba Shigeru bahwa negaranya akan membayar bea sebesar 25 persen atas ekspor ke AS jika kesepakatan tidak diselesaikan pada tanggal 1 Agustus.

Amerika Serikat memiliki defisit perdagangan sebesar 69,4 miliar dolar AS dengan negara kepulauan tersebut pada tahun 2024, menurut Biro Sensus.

Jepang merupakan mitra dagang AS terbesar kelima di antara negara-negara lainnya, setelah Meksiko, Kanada, Tiongkok, dan Jerman.

Kesepakatan itu diumumkan setelah kepala negosiator tarif Jepang Ryosei Akazawa mengadakan pembicaraan panjang dengan Menteri Perdagangan Howard Lutnick dan bertemu sebentar dengan Menteri Keuangan Scott Bessent, menurut  The Japan Times .

Trump mengumumkan  perjanjian dagang “keras” lainnya  dengan Presiden Filipina Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr. selama pertemuan di Ruang Oval pada hari Selasa, di mana tarif timbal balik sebesar 19 persen diuraikan.

Indonesia juga menandatangani kesepakatan  dengan pemerintahan Trump untuk mengamankan tarif timbal balik sebesar 19 persen pada hari Selasa — satu minggu setelah presiden mengancam akan mengenakan tarif sebesar 32 persen.

AS berharap untuk menandatangani puluhan perjanjian perdagangan lagi sebelum batas waktu Trump pada 1 Agustus.

Perwakilan dari Uni Eropa akan berada di Washington DC, pada hari Rabu untuk pembicaraan perdagangan, kata presiden hari Selasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.