Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mulai Usia 2 Tahun, Anak Disarankan Latih Buang Air di Toilet

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mulai Usia 2 Tahun, Anak Disarankan Latih Buang Air di Toilet Doc: Antara
Ket. Psikolog klinis dan keluarga Pritta Tyas, M.Psi saat memaparkan mengenai toilet training pada anak dalam sesi diskusi kesehatan di Jakarta, pada Minggu (20/7).

Jakarta - Psikolog klinis dan keluarga Pritta Tyas, M.Psi, menyarankan orang tua bisa mulai mengajarkan anak melakukan cara buang air kecil maupun buang air besar di toilet atau toilet training pada usia sekitar 2 tahun.

“Toilet training sebenarnya (bisa) mulainya ini sekitar (usia) 2 sampai 2,5 tahun,” ujar psikolog klinis lulusan Universitas Gadjah Mada itu dalam sesi diskusi kesehatan di Jakarta pada Minggu (20/7).

Meskipun begitu, Pritta melihat tidak berarti jika orang tua mengajarkan anak buang air di toilet pada usia lebih awal adalah salah. Menurut pengamatan dia, banyak juga orang tua yang mulai mengajarkan anaknya toilet training pada usia 18 bulan.

Usia 2 sampai 2,5 tahun direkomendasikan karena anak dinilai sudah memiliki kemampuan untuk melakukan rangkaian dasar yang dibutuhkan dari proses latihan buang air. Pritta menjelaskan ada beberapa rangkaian yang perlu dilakukan anak dalam menjalani proses toilet training, di antaranya anak mulai dari mengenali sinyal tubuh kapan ingin buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK).

Kemudian, Pritta melanjutkan, pada usia mulai 2 tahun, anak sudah mampu melepaskan pakaiannya sendiri sebelum ke toilet, memiliki keseimbangan yang cukup untuk duduk di toilet, membersihkan diri sampai menggunakan pakaian lagi. Selain itu, mengajarkan anak anak untuk bisa buang air sendiri di kamar mandi membutuhkan waktu.

“Itu kenapa (toilet training) mulainya (usia) 2 sampai 2,5 tahun. Karena kalau mulainya terlalu cepat biasanya belum matang proses itu,” kata dia.

Sang psikolog juga mengingatkan orang tua untuk tidak terlambat mengajarkan anak buang air di toilet. Jika terlambat, Pritta khawatir persiapan anak menghadapi masa prasekolah bisa terganggu.

Misalnya, jika orang tua baru mulai toilet training saat usia 3 atau 3,5 tahun, bisa saja ketika anak berusia 4 tahun, ketika anak memasuki usia prasekolah, latihan itu belum selesain.

“Jadi, umur 4 tahun (latihan) belum selesai dia sudah mulai (sekolah) TK (taman kanak-kanak). Kasihan karena mayoritas sudah selesai (toilet training),” tutur Pritta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.