Jawab Pergeseran Preferensi Konsumen, 4 Tren Menu Kuliner Masa Depan Dirilis
📅 Kamis, 17 Jul 2025, 20:50 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Koran Jakarta - Haryo Brono
JAKARTA – Setelah diperkenalkan di tingkat regional melalui acara Future Menu 2025 SEA – Bangkok bulan Mei lalu, Unilever Food Solutions (UFS), unit Business to Business (B2B) dari Unilever hari ini resmi meluncurkan “Future Menu 2025” di Jakarta. Empat tren menu ini sebagai panduan strategis bagi pelaku industri kuliner untuk menjawab pergeseran preferensi konsumen masa kini.
Keempat menu yang diciptakan oleh chef berangkat dari wawasan menyeluruh terhadap empat tren kuliner global. UFS Indonesia kemudian menerjemahkannya ke dalam berbagai fasilitas dan kegiatan untuk mengangkat ragam inspirasi kuliner yang sangat relevan bagi industri maupun penikmat kuliner Tanah Air.
Country Marketing Manager Unilever Food Solutions Indonesia Raditya Beer menuturkan, bisnis kuliner dituntut untuk selalu kreatif, efisien, dan adaptif dengan dinamika global. Untuk itu, para pegiat kuliner perlu terus berinovasi, bukan hanya sekadar mencari inspirasi resep, tetapi juga memberi solusi menyeluruh untuk mendorong perkembangan industri, terlebih dengan adanya tantangan seperti peningkatan biaya operasional, pergeseran preferensi konsumen dan persaingan yang makin ketat.
“Melihat kondisi ini, UFS sebagai perusahaan food service terkemuka di dunia dengan purpose untuk menjadi mitra strategis bagi para Chef dan pebisnis kuliner tidak hanya menyediakan produk inovatif dan berkualitas melalui sederetan brand yang menyempurnakan cita rasa masakan seperti Knorr Professional, Bango dan Royco, tetapi juga inspirasi kuliner on-trend melalui inisiatif tahunan ‘Future Menu’,” ungkap Raditya dalam acara peluncuran Future Menu 2025 di Jakarta pada hari Kamis (17/7).
Tahun ini “Future Menu 2025” disusun melalui riset mendalam yang memadukan laporan industri, analisis tren media sosial, wawasan dari 250 Chef profesional UFS, serta feedback dari ribuan Chef profesional di berbagai belahan dunia. Akhirnya, “Future Menu 2025” mengangkat empat tren utama yang telah diperbaharui dan dipertajam secara global:
Sebaiknya Anda baca juga:
1. Street Food Couture
Berdasarkan data Rakuten, 79% dari masyarakat Indonesia memilih street food saat makan di luar rumah, memperlihatkan bahwa cita rasa kaki lima masih jadi favorit banyak kalangan. Dalam ‘Future Menu 2025’, tren Street Food Couture mengangkat pesona kasual dan unsur eksplorasi khas street food dengan pendekatan yang lebih premium, menggabungkan bahan-bahan berkualitas tinggi dan teknik memasak yang lebih terampil.
“Hal tersebut diharapkan dapat mendorong Chef dan pebisnis kuliner membuat kreasi hidangan yang khas menjadi lebih istimewa dengan bahan-bahan premium dan plating yang menggugah selera,” kata Raditya.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Culinary Roots
Tren Culinary Roots berangkat dari mulai bertumbuhnya minat konsumen akan pengalaman bersantap yang kaya nilai budaya. Karena kekayaan kuliner Indonesia menyimpan potensi besar untuk terus dieksplorasi, tren ini merayakan dan menghidupkan kembali kuliner daerah yang kurang dikenal, dengan mengangkat kekayaan rempah nusantara dan teknik memasak tradisional.
“Tren ini menjadi ‘panggilan’ bagi para Chef dan pebisnis kuliner untuk menjaga keaslian cita rasa sambil terus berinovasi, agar warisan budaya tetap relevan bagi konsumen masa kini,” tambahnya.
3. Borderless Cuisine
Seiring perilaku konsumen modern yang gemar menjelajah rasa lewat perjalanan dan eksplorasi budaya, popularitas kuliner lintas benua kini kian meningkat. Tren ini membuka peluang baru bagi Chef dan pebisnis kuliner untuk menghadirkan menu lintas batas yang lebih beragam namun tetap setia dengan cita rasa otentiknya. Bukan sekadar mengombinasikan rasa, tapi juga menyatukan kekayaan kuliner dari berbagai budaya ke dalam sajian penuh kelezatan.
4. Diner Designed
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!