Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perbaikan Rumah Longsor di Tepi Ciliwung Dimulai

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perbaikan Rumah Longsor di Tepi Ciliwung Dimulai Doc: Antara
Ket. Kondisi rumah di bantaran Kali Ciliwung di Jalan Slamet Riyadi IV RT 08/04, Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur, yang mengalami longsor, Selasa (8/7).

Jakarta - Pemilik rumah di bantaran Kali Ciliwung di Jalan Slamet Riyadi IV RT 08/04, Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur, mulai memperbaiki rumahnya yang mengalami longsor pada Selasa (8/7) sore.

"Sekarang prosesnya lagi diperbaiki, dikurangi juga bebannya di atas biar ga berat, dibenerin dipasang pondasi baru biar lebih kuat," kata salah satu pemilik rumah yang longsor, Suparno di Jakarta Timur, Rabu (9/7).

Warga terdampak longsor di bantaran Kali Ciliwung tersebut harus mengungsi ke tempat yang lebih aman agar tidak terkena material bangunan yang runtuh.

"Nanti saat kita mau bangun lagi, masih ada runtuhan, kita takut-takut lagi benerin, nanti ambruk lagi," ujar Suparno.

Suparno menjelaskan, longsor terjadi bukan saat banjir berlangsung, tetapi saat air mulai surut. Hal itu diduga akibat tanah yang terkikis air dan menyusut setelah terendam cukup lama.

"Awalnya kena banjir, terus air dikit-dikit terus pinggir kali. Jadi tanah tergerus, pas selesai banjir air surut langsung ambles ke bawah," katanya.

Justru amblesnya waktu air surut. "Awalnya keseharian tidak, karena kan air masuk ke sela-sela. Jadi begitu air turun otomatis tanah menyusut," katanya.

Selain itu, Suparno mengatakan tidak ada korban dalam kejadian ini karena penghuni rumah sedang berada di luar.

Salah satu warga yang rumahnya juga longsor sempat mendengar suara mencurigakan sebelum longsor terjadi saat sedang memasak di dapur.

"Ada yang lagi masak nasi berasa bunyi kretek-kretek langsung pas dicek awalnya dari sebelah dulu," katanya.

Meskipun warga sudah terbiasa terendam banjir karena volume air banjir yang tinggi dan deras, kata Suparno, longsor ini baru pertama kali terjadi.

"Biasanya cuma rusak-rusak biasa karena memang tinggal di pinggir kali. Tapi kalau sampai ambles begini baru kali ini kena ruang kamar, kamar mandi, dapur," kata Suparno.

Lurah Kebon Manggis Ibnu Fajar mengimbau kepada warga di sekitar lokasi bantaran Kali Ciliwung untuk tetap waspada terutama selama musim hujan.

"Tetap waspada warga sekitar di bantaran Kali Ciliwung karena memang musim hujan," kata Ibnu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Luar Negeri
Dubes: Imam Bukhari Jadi Si...
Ekonomi
Rupiah Masih Rawan - 09 Okt...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.