Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angkut 240 Juta Penumpang, KAI Bisa Jaga Kualitas Layanan?

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Angkut 240 Juta Penumpang, KAI Bisa Jaga Kualitas Layanan? Doc: ANTARAHO-Humas KAI
Ket. Sejumlah calon penumpang kereta api mengantre dalam proses boarding penumpang.

JAKARTA – Aksesibilitas masyarakat melalui transportasi publik yang aman, andal, dan efisien sangat penting karena berdampak positif pada berbagai aspek kehidupan.

Hal itu meningkatkan mobilitas, mengurangi kemacetan dan polusi, serta mendorong inklusi sosial dan ekonomi.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Group mencatat telah melayani 240.906.117 pelanggan selama Semester I-2025, guna mendukung aksesibilitas masyarakat melalui transportasi publik yang aman, andal dan efisien.

"Angka itu tumbuh 8,90 persen dibandingkan periode yang sama Januari-Juni tahun lalu (2024) yang berjumlah 221.206.520 pelanggan," kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba, di Jakarta, Selasa (8/7).

Dia menyampaikan angka itu menjadi bukti kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi utama yang terintegrasi, andal, dan tepat waktu.

Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh LRT Jabodebek yang melayani 13.040.403 pelanggan, naik 50,14 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 8.685.648 pelanggan, mencerminkan peran vitalnya dalam mobilitas harian masyarakat Jabodetabek yang efisien dan bebas macet.

Lonjakan juga terjadi pada layanan yang dikelola KAI Wisata, anak usaha KAI yang menghadirkan layanan kereta eksklusif, seperti Kereta Panoramic, Kereta Priority, serta Kereta Wisata tematik seperti Nusantara, Toraja, dan Imperial.

Jumlah pelanggan meningkat dari 70.855 menjadi 100.176 pelanggan, tumbuh 41,38 persen, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan premium untuk wisata, instansi, dan korporasi.

Layanan KAI Bandara pun mencatat pertumbuhan sebesar 27,29 persen dari 2.709.305 menjadi 3.448.622 pelanggan. Layanan itu mencakup KA Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) yang menghubungkan pusat kota ke bandara di Kulon Progo, serta KA Srilelawangsa yang melayani rute Medan-Bandara Kualanamu-Binjai.

Kedua layanan ini menjadi simpul penting dalam memastikan konektivitas darat-ke-udara yang cepat, terjangkau, dan terintegrasi.

Selanjutnya LRT Sumatera Selatan (LRT Sumsel) melayani 2.227.144 pelanggan, naik 9,50 persen dari sebelumnya 2.033.883 pelanggan. LRT itu berperan penting dalam mobilitas masyarakat Palembang, menghubungkan area pemukiman, pusat ekonomi, dan Bandara SMB II.

Sementara itu, KA Makassar-Parepare, proyek strategis nasional pertama di Sulawesi mengalami pertumbuhan 8,86 persen dari 136.906 menjadi 149.035 pelanggan. Layanan itu membuka akses ekonomi baru di Sulawesi Selatan dan menunjukkan bahwa moda kereta api makin merata di seluruh Indonesia.

Adapun KA Jarak Jauh dan Lokal yang dikelola KAI melayani 27.463.555 pelanggan, meningkat 7 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 25.735.107 pelanggan.

Sedangkan KAI Commuter, tulang punggung transportasi harian perkotaan, tetap dominan dengan 191.540.583 pelanggan, tumbuh 6,90 persen dari 179.165.922 pelanggan pada periode yang sama tahun lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.