Perseteruan Berlanjut, Trump Sebut Partai Politik Elon Musk 'Konyol'
📅 Senin, 07 Jul 2025, 09:35 WIB | Oleh: Lili LestariMusk bersikeras penentangannya terutama disebabkan oleh RUU tersebut yang meningkatkan defisit fiskal dan utang negara AS.
Sebelumnya pada hari Minggu, Menteri Keuangan Scott Bessent juga mengkritik upaya Musk memasuki keributan politik, dengan memintanya untuk tetap menjalankan perusahaannya.
Ketika ditanya oleh CNN apakah rencana Musk mengganggu pemerintahan Trump, Bessent memberikan kritik yang tidak terlalu terselubung.
"Saya yakin dewan direksi di berbagai perusahaannya ingin dia kembali dan menjalankan perusahaan tersebut, dimana dia lebih ahli di bidangnya daripada siapa pun," kata Bessent.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jadi saya bayangkan dewan direksi itu tidak menyukai pengumuman kemarin dan akan mendorongnya untuk fokus pada kegiatan bisnisnya, bukan kegiatan politiknya."
Musk meninggalkan DOGE pada bulan Mei untuk fokus penuh pada tanggung jawab perusahaannya, dengan penjualan dan citra Tesla yang terutama terdampak akibat keterlibatannya yang singkat dalam lingkaran dalam Trump.
Trump melepasnya dengan megah di Ruang Oval, selama upacara dimana Musk muncul dengan mata hitam dan menerima kunci emas ke Gedung Putih dari presiden.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun beberapa hari kemudian, keduanya saling bertukar hinaan pedas di media sosial setelah Musk mengkritik rancangan undang-undang belanja andalan Trump.
Trump tidak berkomentar pada hari Minggu ketika ditanya apakah dia akan meminta Musk untuk mengembalikan kunci emas tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!