PT KAI Wisata Luncurkan Perjalanan Eksklusif Kereta Uap ‘Baru Klinthing’
📅 Kamis, 03 Jul 2025, 19:30 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas KAI
JAKARTA - PT KAI Wisata menghadirkan pengalaman wisata heritage dengan Kereta Uap "Baru Klinthing" rute Ambarawa-Tuntang mulai 13 Juli 2025. Perjalanan bulanan ini menawarkan nuansa klasik dengan lokomotif uap dan gerbong kayu asli lengkap paket wisata menarik.
Tiket dibanderol Rp395.000-Rp495.000 termasuk akses museum, pemandu wisata, dan welcome drink kelas VIP. Jadwal perjalanan tersedia tiap bulan: 13 Juli, 17 Agustus, 14 September, 12 Oktober, 9 November, dan 14 Desember 2025.
"KA Baru Klinthing jadi ikon wisata sejarah yang mengedukasi," ujar Direktur Operasi KAI Wisata Eko Januardi, Rabu (2/7).
Program ini bertujuan melestarikan warisan budaya perkeretaapian Indonesia secara interaktif.
Perjalanan berdurasi 1 jam dengan keberangkatan pukul 13.30 WIB setiap hari Minggu. Wisatawan disarankan datang 30 menit sebelum keberangkatan di Stasiun Ambarawa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Paket wisata mencakup tur museum kereta api tertua di Indonesia. Museum Ambarawa menyimpan 21 lokomotif uap koleksi dari era kolonial Belanda.
Pemesanan tiket dibuka H-14 melalui admin Museum (0813-2570-9010). Kuota terbatas hanya untuk 120 penumpang per perjalanan.
Kelas VIP menawarkan kursi kayu antik dengan pendingin udara. Fasilitas premium ini hanya tersedia untuk 20 penumpang tiap perjalanan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perjalanan 17 Agustus jadi highlight menyambut HUT RI ke-80. KAI Wisata siapkan atraksi khusus bertema kemerdekaan.
Rute sepanjang 9 km melewati pemandangan alam menakjubkan. Kereta melintasi Danau Rawa Pening dengan kecepatan 20 km/jam.
Program ini jadi sarana edukasi sejarah transportasi untuk keluarga. Tiket anak berlaku usia 3+ dengan pengawasan orang tua.
KAI Wisata catat 15.000 pengunjung museum tahun 2024. Targetkan kenaikan 30% dengan program kereta wisata baru ini.
"Inovasi terus kami kembangkan untuk pengalaman wisata unik," kata Eko. KAI Wisata komitmen lestarikan warisan budaya melalui konsep edutainment. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!