Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengungkap Gunung Api Purba Bawah Laut Geopark Pegunungan Meratus

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 22:34 WIB | Oleh:
Mengungkap Gunung Api Purba Bawah Laut Geopark Pegunungan Meratus Doc: ANTARA/Tumpal Aritonang Andani
Ket. Penampakan Situs ke-31 Geopark Meratus Gunung Api Purba Bawah Laut di kawasan Waduk Riam Kanan, Desa Tiwingan Lama, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (23/6).

BANJARMASIN - Tebing batuan hitam nampak kokoh terhampar di sebuah bukit di atas Danau Waduk Riam, di Desa Tiwingan Baru, Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Pemandangan tersebut hanya bisa dilihat saat berlayar menggunakan transportasi sungai di danau itu, yang oleh masyarakat setempat  dinamakan kelotok. Membutuhkan waktu sekitar 30 menit berlayar dari pelabuhan transportasi sungai di Desa Tiwingan Lama.

Pemandangan danau Riam Kanan yang airnya berwarna hijau jernih itu semakin indah, menakjubkan dengan adanya tebing batu berdiri kokoh di perbukitan. Terhampar tanpa celah cukup luas. Hitam kokoh sebagai pasak bumi.

Ternyata bebatuan yang timbul ke permukaan itu bukan batu seperti pada umumnya, tapi sebuah situs Geopark Pegunungan Meratus nomor 31, yakni Gunung Api Purba Bawah Laut.

Provinsi Kalsel memiliki banyak kekayaan alam yang mengandung misteri kejadian bumi. Salah satunya batuan purba di wilayah Pegunungan Meratus yang ditetapkan sebagai Geopark (taman bumi).

Bahkan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) telah mengakui Geopark Pegunungan Meratus sebagai warisan geologi (kejadian bumi), yakni masuk anggota UNESCO Global Geopark (UGGp).

Pengakuan ini dibuktikan dengan diterimanya sertifikat UGGp untuk Geopark Pegunungan Meratus oleh Gubernur Kalsel H Muhidin didampingi Duta Besar Indonesia untuk Prancis, Mohamad Oemar dan jajaran pejabat Pemprov Kalsel di Paris, Prancis pada 3 Juni 2025.

Geopark Pegunungan Meratus sebenarnya sudah ditetapkan sebagai Geopark Nasional pada 2018. Geopark ini memiliki luas sekitar 3,645.01 km2 dengan 54 situs yang tersebar pada empat rute, yakni barat, utara, timur dan selatan.

Rute-rute tersebut memiliki arti tentang asal usul terbentuknya Pegunungan Maratus dengan tanda berbagai situs yang terlihat secara kasat mata hingga sekarang.

Salah satu tanda itu adalah tebing batuan di danau Waduk Riam Kanan di Desa Tiwingan Baru  yang diberi nama Gunung Api Purba Bawah Laut.

Gunung Api Purba Bawah Laut menjadi situs ke-31 Geopark Pegunungan Meratus yang dijaga dan dilestarikan sebagai warisan bumi yang sangat berharga.

Gunung Api Purba Bawah Laut,  tidak seperti gunung berapi di Pulau Jawa yang menjulang tinggi, namun hanya berbentuk bukit yang ada hamparan batuan cukup luas sebagai sisinya.

Gunung Api Purba Bawah Laut itu juga bukan gunung berapi aktif. Hanya sebutan untuk menceritakan sejarah kejadian munculnya batuan itu secara ilmu geologi.

20250624223033_IMG_20250624_193819.jpegPenampakan Situs ke-31 Geopark Meratus Gunung Api Purba Bawah Laut di kawasan Waduk Riam Kanan, Desa Tiwingan Lama, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (23/6). Situs tersebut merupakan sisa aktivitas vulkanik purba yang kini membentuk morfologi berupa tebing-tebing curam yang memanjang dan dikenal sebagai Bukit Batas yang kini masuk dalam status UNESCO Global Geopark. (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.