Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tembus 116%! PHI Lampaui Target Produksi Migas Semester I 2026

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 10:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tembus 116%! PHI Lampaui Target Produksi Migas Semester I 2026 Doc: istimewa
Ket. PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung ketersediaan dan ketahanan energi nasional. Pada Semester I 2026, PHI berhasil mencatatkan kinerja positif dengan melampaui target produksi yang ditetapkan dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) 2026

JAKARTA – PT. Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung ketersediaan dan ketahanan energi nasional. Pada Semester I 2026, PHI berhasil mencatatkan kinerja positif dengan melampaui target produksi yang ditetapkan dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) 2026.

PHI melalui anak perusahaan dan afiliasinya membukukan produksi minyak sebesar 59,3 ribu barel per hari atau 116,1 persen dari target. Sementara produksi gas mencapai 621 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau 105,4 persen dari target. 

Pencapaian ini diraih dengan tetap menjaga kinerja keselamatan yang baik. Sepanjang semester pertama, PHI mencatatkan 73,1 juta jam kerja selamat, nihil kecelakaan (NoA), serta Total Recordable Incident Rate (TRIR) 0,03.

Kinerja tersebut disampaikan dalam Town Hall Meeting (THM) Direktur Utama PHI yang berlangsung secara hybrid pada Kamis (30/7). Kegiatan ini diikuti sekitar 2.000 pekerja dari berbagai wilayah operasi di Jakarta dan Kalimantan.

Paparan kinerja disampaikan langsung oleh Direktur Utama PHI yang baru, Muharram Jaya Pangurinseng. 

Kegiatan diawali sambutan Komisaris Utama Meidawati yang menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan produksi melalui strategi selective investment. 

“Upaya-upaya yang kita lakukan mengedepankan analisis tekno-ekonomi yang berbasis keselamatan kerja atau HSSE dan manajemen risiko,” ungkap Meidawati.

Pada kesempatan tersebut Meidawati juga memperkenalkan jajaran kepemimpinan baru PHI: Muharram Jaya Pangurinseng sebagai Direktur Utama, Nana Surdjana sebagai Komisaris, dan AH. Bimo Suryono sebagai Komisaris Independen. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dirut sebelumnya, Sunaryanto, atas dedikasinya periode 20 Februari 2024 – 7 Juli 2026.

Ajak Inovasi Hadapi Lapangan Mature

Bagi Muharram, Town Hall ini menjadi momen perdana menyapa pekerja setelah resmi dilantik pada 29 Juli 2026. Ia mengapresiasi kontribusi seluruh pekerja atas capaian Semester I 2026.

“Terus jaga semangat untuk menghadapi kinerja Semester II 2026 demi menjaga keberlanjutan produksi migas perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional sesuai dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia,” ujar Muharram.

Ia juga mendorong inovasi untuk mengoptimalkan recovery rate dari lapangan-lapangan migas di Regional 3 Kalimantan yang sudah mature. 

“Kita harus mengedepankan out of the box thinking. Mustahil kita mengharapkan hasil yang berbeda, jika kita tetap melakukan cara yang sama di lokasi yang sama pula. Dengan berusaha keras dan berdoa kepada Allah SWT, semoga ikhtiar kita senantiasa dimudahkan dalam menghadapi tantangan Semester II 2026,” katanya.

Muharram menegaskan aspek HSSE tetap menjadi fondasi utama. “Tidak ada kepentingan operasional yang begitu penting sehingga mengorbankan aspek HSSE,” tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Daerah
Mendulang emas di Sungai Ma...
Ekonomi
Produksi ikan kering di Mau...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.