Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengungkap Gunung Api Purba Bawah Laut Geopark Pegunungan Meratus

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 22:34 WIB | Oleh:

Masyarakat  menjaga kelestarian situs-situs itu, karena tidak juga menghalangi mereka berkebun atau bertani dan beternak.

Di wilayah Desa Tiwingan Baru banyak perkebunan buah seperti durian, mangga, cempedak dan lainnya. Bahkan pohonnya tumbuh besar meskipun di sela-sela batuan.

Rumah-rumah warga yang rata-rata rumah panggung juga banyak di sekitar batuan besar, seakan tidak bisa di geser.

"Batuan itu jika kita pukul dengan gada atau palu, hanya pecah kulitnya saja, tidak bisa terbelah, keras seperti batu besi saja," ujar Rudiansyah.

Dengan adanya batuan itu menambah keunikan desanya yang juga memiliki objek wisata, yakni Pulau Pinus dan Bukit Batas. Dulu disebutnya Raja Lima Kalsel, karena ada lima pulau yang tergambar.

Dia pun berharap, dengan adanya penetapan situs Geopark Pegunungan Meratus di desanya berdampak besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, selain kelestarian alam.

Dia pun memastikan komitmen masyarakatnya menjaga situs-situs Geopark Pegunungan Meratus tersebut dengan tidak merusak alam sekitarnya.

20250624223126_IMG_20250624_193857.jpegPenampakan Situs ke-31 Geopark Meratus Gunung Api Purba Bawah Laut di kawasan Waduk Riam Kanan, Desa Tiwingan Lama, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (23/6). Situs tersebut merupakan sisa aktivitas vulkanik purba yang kini membentuk morfologi berupa tebing-tebing curam yang memanjang dan dikenal sebagai Bukit Batas yang kini masuk dalam status UNESCO Global Geopark. (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

Merawat

Pegunungan Meratus kini menjadi sangat penting di tanah Borneo, karena satu-satunya wilayah di Kalimantan yang ditetapkan sebagai geopark dunia.

Tugas Pemerintah Provinsi Kalsel dan kabupaten/kota yang ada situs-situs Geopark adalah bagaimana merawatnya agar tetap lestari dan bermanfaat bagi umat.

Tim Ahli Gubernur Kalsel yang juga menjabat Wakil Ketua Badan Pengelola Geopark Pegunungan Meratus, H Nurul Fajar Desira Ces, menjaga dan merawat Pegunungan Meratus kini jadi tanggung jawab semua, tidak hanya pemerintah.

Namun demikian, dia memastikan Pemerintahan Gubernur Kalsel H Muhidin dan Wakilnya H Hasnuryadi Sulaiman HB sangat serius dan berkomitmen untuk menjaga status Geopark Pegunungan Meratus ini dengan baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.