Kemenhub Berkomitmen Wujudkan Transportasi Rendah Karbon di Indonesia
📅 Jumat, 24 Okt 2025, 15:08 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: Dok. Istimewa
JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen mewujudkan transportasi rendah karbon di Indonesia. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk menciptakan sistem transportasi nasional yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
“Indonesia memiliki komitmen kuat untuk mengurangi emisi gas rumah kaca melalui berbagai program dan kebijakan. Transportasi jadi salah satu sektor yang diharapkan berkontribusi lebih besar dalam pencapaian target penurunan tersebut,” ujar Kepala Pusat Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan (PPTB) Kemenhub Tatan Rustandi dalam kegiatan Press Background bertema “Transportasi Berkelanjutan untuk Masa Depan” di Kantor Kemenhub, Jakarta, Kamis (23/10).
Ia juga menjelaskan, kebijakan aksi mitigasi emisi gas rumah kaca transportasi di Indonesia tertuang dalam KM Nomor 8 Tahun 2023. Kebijakan ini meliputi efisiensi energi dan pemanfaatan energi baru terbarukan pada seluruh moda transportasi, baik di sektor darat, laut, udara, dan perkeretaapian.
Di Indonesia, kata Tatan transisi energi pada sarana transportasi telah dilakukan pada beberapa aspek, seperti pengoperasian kendaraan listrik di jalan raya, kereta api berbahan bakar biofuel dan listrik, kapal laut berbahan bakar biofuel, hingga Bioavtur Jet 2.4 pada salah satu maskapai nasional.
"Adapun transisi pada prasarana transportasi dilakukan dengan membangun infrastruktur yang dilengkapi dengan solar panel (PLTS) dan SBNP solar cell, lampu penerangan jalan umum tenaga surya, bangunan ramah lingkungan, serta Onshore Power Supply pada pelabuhan dan elektrifikasi peralatan pelabuhan,” tutup Tatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!