Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Asian Development Bank Gelontorkan Rp42,96 Triliun untuk RI di 2025, Sinyal Kepercayaan Global Makin Kuat?

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 15:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Asian Development Bank Gelontorkan Rp42,96 Triliun untuk RI di 2025, Sinyal Kepercayaan Global Makin Kuat? Doc: ANTARA/ REUTERS/ heryl Ravelo.
Ket. Seorang pekerja berjalan melewati markas Asian Development Bank (ADB) di Manila, Filipina.

JAKARTA – Asian Development Bank (ADB) mengucurkan total komitmen pembiayaan sebesar 2,55 miliar dolar AS atau setara Rp42,96 triliun (kurs Rp16.848 per dolar AS) untuk mendukung berbagai program pembangunan di Indonesia sepanjang 2025.

Secara analitis, besaran komitmen ini mencerminkan keberlanjutan kepercayaan lembaga keuangan multilateral terhadap fundamental ekonomi Indonesia, sekaligus menjadi instrumen penting untuk menjaga momentum pertumbuhan.

Dukungan tersebut umumnya diarahkan pada penguatan infrastruktur, transisi energi, pembangunan berkelanjutan, serta reformasi kebijakan yang berdampak pada peningkatan daya saing.

Di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian, aliran pembiayaan dari ADB juga berperan sebagai penyangga stabilitas fiskal dan katalisator investasi. Optimalisasi pemanfaatan dana ini akan sangat menentukan efektivitasnya dalam mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Direktur ADB untuk Indonesia Bobur Alimov di Jakarta, Rabu (26/2), mengatakan pihaknya menyalurkan 2,4 miliar dolar AS (Rp40,43 triliun) dalam bentuk pinjaman yang dijamin pemerintah.

Ia menyatakan pembiayaan tersebut digunakan untuk mendukung reformasi kebijakan; meningkatkan aktivitas perdagangan; mendorong produktivitas melalui program pembangunan sumber daya manusia (SDM), termasuk di sektor kesehatan dan pendidikan; serta mempercepat transisi energi berkelanjutan.

"Kami mempertahankan keselarasan erat dengan visi pemerintah, sehingga lebih dari sekadar pembiayaan, kami pun memberikan (transfer) pengetahuan, saran kebijakan, dan kemitraan jangka panjang demi mencapai Visi Indonesia Emas 2045," ucap Bobur.

Ia mengatakan ADB juga memberikan komitmen pembiayaan yang tidak dijamin pemerintah senilai 150 juta dolar AS (Rp2,53 triliun) bagi pengembangan sektor swasta.

Sementara pada tahun ini, ia mengungkapkan bahwa pipeline pendanaan ADB untuk Indonesia saat ini telah mencapai nilai indikatif 2,7 miliar dolar AS (Rp45,49 triliun).

Pembiayaan tersebut ditujukan untuk mempercepat pendalaman sektor keuangan serta reformasi kebijakan terkait tata kelola daerah, ketahanan air, transisi energi berkelanjutan, dan perlindungan terhadap kelestarian ekosistem laut.

Bobur menyampaikan pihaknya akan terus berkomitmen untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam mencapai target pembangunan nasional serta melanjutkan kemitraan yang telah terbangun sejak 1966 di sektor infrastruktur, pertanian, dan pengembangan SDM.

Ia menuturkan, Indonesia merupakan salah satu anggota pendiri ADB dan pemegang saham terbesar ke-6 di bank pembangunan multilateral tersebut.

Kemitraan tersebut terus berkembang seiring waktu, mulai dari fokus terhadap pengembangan sektor pertanian pada era 1970-an, pembangunan infrastruktur transportasi dan energi pada 1980-an, hingga reformasi struktural selama 1990-an.

Sedangkan saat ini, ADB berfokus pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan daya saing SDM di Indonesia, sejalan dengan prioritas Asta Cita dan Strategi Kemitraan Negara ADB untuk Indonesia (ADB's Country Partnership Strategy for Indonesia) 2025–2029.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.